Aduan Tak Direspons, Kubu Prabowo-Sandi Lapor ke Yang Maha Kuasa
Selasa, 12 Maret 2019 | 15:06 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden (paslon) 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi) merasa laporan mereka soal dugaan pelanggaran pemilu kerap tidak ditindaklanjuti. Sejumlah institusi terkesan mengacuhkan berbagai laporan, misalnya seperti indikasi politik uang.
"Tema diskusi ini soal money politics (politik uang). Kenapa tema ini diangkat? Karena dengan kasat mata, dengan enak presiden bagi-bagi uang. Semua tenang, Bawaslu tenang, polisi tenang, giliran konser Ahmad Dhani disetop, sama musik takut, sama mak-mak takut," kata Ketua Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandi, Muhammad Taufik, Selasa (12/3/2019).
Taufik menyampaikan hal tersebut saat membuka diskusi bertajuk "Tolak Money Politics" di Kantor Seknas Prabowo-Sandi, Jakarta, Selasa (12/3/2019). "Beberapa laporan kami tidak pernah ditanggapi. Mari kita laporkan ke Yang Maha Kuasa, supaya suara langit berpihak," ujar Taufik.
Taufik menuturkan, Seknas Prabowo-Sandi telah membentuk laskar antikecurangan pemilu di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, termasuk daerah lainnya. "Laskar dibutuhkan untuk mengawal setiap proses pemilu karena nampak terasa indikasi ke arah sana ada, ke arah kecurangan," ucap ketua DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DKI Jakarta tersebut.
Taufik menambahkan, sisa waktu hingga hari pemungutan suara pada 17 April 2019, tinggal sekitar 30 harian lebih. "Kita harus terus bergerak dan antisipasi langkah-langkah sebelah (paslon 01 Joko Widodo-Maruf Amin) lakukan kecurangan. Money politics sangat terlihat jelas, di Jakarta pun ada," imbuh Taufik.
Wakil Ketua DPRD DKI tersebut menyatakan, money politics juga pernah terjadi masif pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) DKI 2017. "Ketika Pilgub DKI, sembako ditebar ke seluruh Jakarta, tetapi suaranya tetap ke kita (Anies Baswedan-Sandiaga Uno)," pungkas Taufik disambut tepuk tangan ratusan peserta diskusi.
Diskusi menghadirkan sejumlah panelis seperti mantan Ketua MPR Amien Rais, Direktur Relawan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Ferry Mursidan Baldan, Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Ledia Hanifa Amaliah, dan Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




