12.000 Kilometer Mengayuh Demi Makhluk Hidup

Rabu, 13 Maret 2019 | 14:18 WIB
DA
B
Penulis: Dina Fitri Anisa | Editor: B1
Diego Yanuar (32) dan Marlies Fennema (25) melakukan aksi sosial dengan cara mengayuh sepeda selama 332 hari untuk mengumpulkan dana demi hewan, tumbuhan, dan manusia.
Diego Yanuar (32) dan Marlies Fennema (25) melakukan aksi sosial dengan cara mengayuh sepeda selama 332 hari untuk mengumpulkan dana demi hewan, tumbuhan, dan manusia.

Jakarta, Beritasatu.com - Dua sejoli asal Indonesia dan Belanda, Diego Yanuar (32) dan Marlies Fennema (25) baru saja usai mengayuh sepeda sejauh 12.000 kilometer (km), melintasi 22 negara dengan total perjalanan 332 hari.

Perjalanan yang teramat panjang itu bukan sekadar bentuk dari panjat sosial mencari sensasi. Murni, niat mereka berdua adalah mencari arti hidup, dan memberi kasih untuk manusia, tumbuhan, dan hewan.

"Gimana kalau kita naik sepeda dari Belanda ke Jakarta?."

Pertanyaan sederhana yang terdengar gila keluar dari tutur Diego beberapa tahun lalu. Dan rasa penasaran terjawab, hingga tekad untuk mewujudkannya terus membesar dari hari ke hari.

Banyak yang bertanya kepada mereka, kenapa harus menggunakan sepeda? Diwakili Diego, ia menjawab bahwa kecepatan sepeda paling pas. Tidak terlalu cepat seperti motor atau mobil, tetapi juga tidak terlalu lambat seperti berjalan kaki.

"Kami berdua suka sepeda. Sepeda memiliki filosofi usaha mengayuh di setiap meternya. Kami ingin mengawali perjalanan ini dengan kesadaran berusaha untuk mencapai garis finish," terang Diego kepada Beritasatu.com, saat dijumpai di pameran Everything in Between, Selasa (12/3/2018). 

Diceritakan tepat pada Minggu, 2 April 2018, Diego dan Marlies memulai petualangan yang mereka beri nama Everything in Between. Mulai mengayuh dari Nijmegen, kota asal Marlies di Belanda. Sedangkan titik selesainya yaitu di Jakarta, rumah Diego.

Sekali lagi, bukan naik pesawat atau kapal. Melainkan lewat jalur darat, menggunakan sepeda dengan kebutuhan bahan dan pangan yang lengkap. Total bawaan mereka kurang lebih 50 kilogram. Isinya persediaan makanan, baju, tenda, sampai alat-alat elektronik.

"Sebelum saya bersepeda, saya pikir kebebasan itu menyenangkan. Kebebasan hanya terasa saat kami tidur, bersepeda, dan makan. Karena kehidupan saat sebelumnya sangat sibuk. Saya seorang pebisnis, guru, dan penulis," turut Marlies.

Selama perjalanan, peta jalur khusus pesepeda sudah mereka pelajari lebih dulu. Kompas manual pun selalu membimbing mereka mencari arah. Jalur melintasi benua Eropa yang indah dengan bunga bermekaran di musim semi adalah awal yang menyenangkan.

Namun, tantangan di depan mata, kala musim panas turut menemani perjalanan mereka di kawasan Asia Tengah, dengan medan yang juga ekstrem.

Salah satu tempat yang melekat dalam kisah perjalanan mereka adalah saat harus menaklukkan pegunungan di Tajikistan yang tingginya mencapai 4.256 meter.

Marlies bercerita pengalamannya, ketika ada di ketinggian itu, level oksigen ikut berkurang membuat mereka sulit bernapas. Tidak berhenti sampai persoalan itu, tiba-tiba ada badai datang, yang juga menurunkan salju.

"Saya ingat saya berteriak dari atas sepeda. Saya menangis dengan keras sekali, kenapa saya ada di sini, saya tidak mau meninggal di sini," cerita Marlies yang juga sempat dirawat selama seminggu di negara ini.

Lelah hati, badan, dan pikiran berkecamuk dalam pribadi masing-masing saat melewati titik terendah mereka. Namun, berbagai dukungan yang datang secara tiba-tiba dari warga sekitar, keluarga di rumah, dan juga para penggemar baru mereka di akun Instagram @everythinginbetween.journal menjadi daya penyemangat terbesar mereka.

"Bukan tentang seberapa jarak yang ditempuh, berapa lama kami mengayuh, atau berapa kuat bertahan dalam perjalanan. Namun, yang kami banggakan justru hal-hal kecil yang acap kali dilupakan orang. Semisal bertemu dengan orang baru, mempelajari hal baru, dan mendapat pengalaman yang baru," ungkap Diego.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon