KPU dan Panelis Debat Tandatangani Pakta Integritas
Rabu, 13 Maret 2019 | 17:04 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan panelis debat serta moderator melakukan tandatangan pakta integritas. Pakta integritas itu bertujuan agar sama-sama menjaga kerahasiaan soal atau pertanyaan yang akan ditanyakan ke Calon Wakil Presiden (Cawapres) pada debat ketiga tanggal 17 Maret mendatang.
"Setiap tahapan pemilu dilaksanakan dengan penuh integritas. Maka pada hari ini kami meminta kepada para panelis dan moderator dengan prinsip sebagaimana diatur UU," kata Ketua KPU, Arief Budiman, saat penandatanganan Pakta Integritas di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (13/3/2019). Hadir dalam acara itu sembilan panelis debat dengan dua moderator.
Arief meyakini para panelis adalah individu-individu yang independen dan tidak menjadi tim sukses. Mereka berasal dari berbagai kampus dan juga ahli di bidangnya. "Semoga amanah yang diberikan negara bisa dijalankan dengan baik," ujar Arief.
Koordinator Panelis, Yos Johan Utama, mengemukakan, pakta integritas merupakan bagian dari menjaga independensi sebagai panelis. Dirinya bersama delapan panelis lainnya akan menjaga semua pertanyaan yang diajukan ke Cawapres.
"Kami berusaha sekuat tenaga meramu pertanyaan yang diarahkan dan berusaha menjaga kerahasiaan dan integritas agar pelaksanaan debat fair play dan sesuai ketentuan UU," tutur Rektor Universitas Semarang ini.
Sebelumnya, KPU telah menetapkan 9 panelis debat ketiga. Berikut nama-namanya:
1. Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu, Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar periode 2018-2022 dan Guru Besar Sosiologi Unhas.
2. Prof Dr Chairil Effendy MS, Rektor Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak Periode 2007-2011, Profesor Sastra Untan (bidang sastra Nusantara, pegiat budaya).
3. Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng Rektor Unsyiah Periode 2018-2022 (periode kedua).
4. Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof KH Yudian Wahyudi.
5. Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara, Prof Subhilhar, MA, Ph.D.
6. Sastrawan dan budayawan, Radhar Panca Dahana.
7. Direktur Eksekutif Migrant Care, Anis Hidayah.
8. Ketua Majelis Kolegium Kedokteran Indonesia (MKKI periode 2018-2021) yang juga dosen Universitas Airlangga, Prof Dr David S Perdanakusuma dr Sp BP-RE(K).
9. Rektor Universitas Diponegoro periode 2019-2024, Prof H Yos Johan Utama SH M.Hum.
Sementara, moderator adalah Alfito Deannova dan Putri Ayuningtyas. Debat ketiga diselenggarakan pada 17 Maret 2019 di The Sultan Hotel, Jakarta Pusat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




