TKN: Kasus Rommy Tidak Akan Gerus Elektabilitas Jokowi

Sabtu, 16 Maret 2019 | 22:44 WIB
VS
IC
Penulis: Vento Saudale | Editor: CAH
Anggota Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Sidarto Danusubroto dalam acara Deklarasi Dukungan Politik Keluarga Alumni IPB (KAMIPB) di Gor Pajajaran, Kota Bogor, Sabtu, 16 Maret 2019..
Anggota Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Sidarto Danusubroto dalam acara Deklarasi Dukungan Politik Keluarga Alumni IPB (KAMIPB) di Gor Pajajaran, Kota Bogor, Sabtu, 16 Maret 2019.. (Beritasatu.com/Vento Saudale)

Bogor, Beritasatu.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf meyakini kasus penangkapan Ketua Umum (Ketum) PPP Rohmahurmuzy alias Rommy tidak akan menurunkan elektabilitas calon presiden (capres) yang didukungnya itu, nomor urut 01.

Hal ini disampaikan Anggota Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Sidarto Danusubroto, kepada Beritasatu.com ditemui usai menghadiri Deklarasi Dukungan Politik Keluarga Alumni IPB (KAMIPB) di Gor Padjajaran, Kota Bogor.

"Tidak ada. Ini saya lihat suatu komitmen Jokowi konsisten dalam memberantas korupsi," kata Sidarto Danusubroto, Sabtu (16/3/2019).

Kata dia, Presiden Jokowi sebagai kepala negara juga tidak mencampuri dan mengintervensi proses hukum di Indonesia. Sidarto pun melihat Jokowi selalu membaca situasi berdasarkan data dan fakta.

"Artinya dari sini Jokowi tidak melindungi para koruptor baik di lingkungan TKN. Ini komitmen Jokowi selaku presiden kepada negara bahwa korupsi tidak boleh keberpihakan," jelas Sidarto Danusubroto.

Di sisi lain, lanjut Sidarto, hubungan koalisi Indonesia Kerja tidak akan retak hanya karena kasus korupsi yang dilakukan Rommy. Koalisi Indonesia Kerja merupakan koalisi besar yang diusung oleh sembilan partai sehingga kasus personal Rommy tidak dapat mengganggu kesolidan tim pendukung.

"Koalisi Indonesia Kerja juga tidak akan terganggu. Karena koalisi ini besar sekali. Kita (kasus Rommy) lebih ke internal PPP. Tapi Kita lihat tidak ada masalah bagi TKN sendiri," ungkap Sidarto Danusubroto.

Di lokasi yang sama, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), juga Menristekdikti Mohamad Nasir menyerahkan sepenuhnya kasus korupsi Romi kepada penegak hukum.

Senada, Ia juga menilai, kasus Rommy tidak akan mengurangi elektabilitas Jokowi. Melainkan, menaikkan elektabilitas karena salah satu bentuk ketegasan Jokowi dalam memberantas korupsi.

"Ya ini bukti ya kalau Jokowi concern memberantas korupsi," Natsir menambahkan.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon