Sandiaga: Masyarakat Sudah Terbebani Banyaknya Kartu Jaminan Sosial
Minggu, 17 Maret 2019 | 23:44 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 02 Sandiaga Uno menilai, masyarakat Indonesia sudah cukup terbebani dengan banyaknya kartu jaminan yang dikeluarkan pemerintah. Apalagi, untuk mengeluarkan satu kartu jaminan memerlukan biaya yang tidak sedikit.
"Sudah kita sampaikan rakyat terbebani dengan banyak kartu, dan pasti ada birokrasi ada biaya ada beban negara menghabiskan triliunan," kata Sandiaga Uno, ketika ditemui sesaat setelah debat ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019).
Menurut Sandiaga, saat ini di Indonesia sudah menggunakan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) yang tentunya bisa dimaksimalkan sekaligus untuk kebutuhan jaminan masyarakat. Dalam e-KTP ada sistem identifikasi khusus yang bisa dirancang untuk pengunaan identitas jaminan sosial, baik itu kesehatan, pekerjaan, maupun sembako murah.
"Untuk KTP elektronik kan ada chip, ada digital ekonomi yang di belakang KTP kita. Kita akan gunakan KTP tersebut sebagai konsolidator program pemerintah. Jadi cukup membawa kartu tersebut ke fasilitas pemerintah untuk mendapat layanan kesehatan, pendidikan, pekerjaan," ucap Sandi.
Seperti diketahui, dalam program, visi dan misi pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, kembali menawarkan kartu jaminan sosial ke masyarakat. Kartu tersebut nantinya akan menjadi andalan pemerintahan Jokowi jika terpilih kembali, seperti kartu pra kerja, sembako murah, dan lain sebagainya
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




