Terduga Teroris Terkait Bomber Sibolga Tewas Diduga Minum Pembersih Keramik
Rabu, 20 Maret 2019 | 12:35 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Y atau Khodijah, 39, terduga teroris yang ditangkap Densus 88/Antiteror di Klaten, Jawa Tengah pada 14 Maret meninggal dunia. Korban diduga kuat mengakhiri hidupnya dengan meminum cairan pembersih keramik atau lantai.
Menurut sumber di Mabes Polri kejadiannya pada Senin (18/3/2019). Status Y saat itu masih dalam masa penangkapan selama 14 hari.
Ruang tidur Y tidak ada kamar mandi dan dia terbangun malam hari untuk ke toilet yang berada ruangan lain.
"Saat itu Y melihat ada cairan pembersih keramik yang terletak di situ dan dia memasukan ke dalam bajunya sehingga petugas jaga juga tidak tahu ada pembersih keramik yang dibawa masuk ke ruang tidurnya dan diminum," sambungnya.
Korban sempat dibawa ke IGD RS Polri Kramat Jati pada Senin dini hari dan sudah sempat dikuras lambungnya tetapi sudah terlambat karena lambungnya mengalami koresif berat. Akhirnya nyawa korban tak tertolong.
Sumber yang lain juga mengonfirmasi jika Y mengalami situasi yang pelik. Y ternyata diketahui masih berkeluarga dan merasa ketakutan serta berdosa dan malu karena terpapar ide radikal.
"Dia meminum pembersih keramik," sambung sumber yang lain.
Y ini sebelumnya sudah merencanakan aksi dan akan melakukan amaliyah bersama Husain alias Abu Hamzah. Y
rencananya akan ke Sibolga, Sumut sebelum ditangkap Densus.
Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo belum merespons saat ditanya soal pelaku yang memilih bunuh diri.
Informasi yang dilansir pihak pengurus desa Y di Klaten, yang bersangkutan meninggal karena sakit lambung. Pengurus desa pada Senin diajak polisi ke Jakarta. Menurut pengurus desa, Y telah dimakamkan di Tanah Kusir pada Selasa (20/3/2019).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




