Jokowi Bakal Silaturahmi dengan Bara JP dan 50.000 Warga Banten-Jabar
Jumat, 22 Maret 2019 | 14:17 WIB
Tangerang, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Minggu (24/3/2019) pagi direncanakan, menghadiri acara silaturahmi dengan Bara JP dan masyarakat Banten dan Jawa Barat (Jabar) di Lapangan BSK, Perumahan Taman Adiyasa, Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB.
Ketua Panitia Pelaksana dari Bara JP, Viktor S Sirait menegaskan, meski acara ini jatuh tepat pada hari pertama kampanye terbuka, namun kegiatan ini bukanlah kampanye namun hanya silaturahmi antara masyarakat Banten dan Jabar dengan Presiden Jokowi.
"Kami hanya menyampaikan maksud kerinduan masyarakat di perbatasan Banten dan Jawa Barat untuk bisa silaturahmi dengan Presiden Jokowi. Kegiatan ini murni silaturahmi dan berdoa agar Presiden Jokowi tetap diberi kesehatan dan kekuatan memimpin negara ini sekaligus berdoa agar perhelatan Pemilu 17 April mendatang dapat berjalan dengan baik," kata Viktor S Sirait.
Karena hal itu menurutnya, kegiatan silaturahmi ini juga dirangkai dengan kegiatan istighosah untuk mendoakan negara, presiden, dan Pemilu 2019 berjalan dengan baik.
Viktor S Sirait menambahkan, acara ini akan dihadiri sekitar 50.000 masyarakat yang berada di perbatasan antara Banten dan Jawa Barat seperti dari Solear, Munjul, Tenjo, Jasinga, Jambe, dan daerah di sekitarnya.
Selain itu, acara silaturahmi ini juga akan dihadiri ratusan habib dan ustad yang berada di kedua provinsi ini seperti Habib Umar Assegaf, Abuya Muntaqo, Hadad Alwi, Qori internasional H. Syeikh Salman Amrillah Djiharkah, dan masih banyak lagi. Acara ini juga akan dipandu artis Tommy Kurniawan sebagai MC.
Ketua DPD Bara JP Banten Walman Siagian mengatakan, Bara JP hanya menjadi fasilitator menyampaikan keinginan masyarakat Banten dan Jawa Barat di pedesaan untuk bertemu dan silaturahmi dengan Presiden Jokowi.
"Sudah sejak lama keinginan ini disampaikan ke kami dan kami tindaklanjuti. Awalnya kegiatan ini kami rancang awal Maret lalu namun waktu presiden yang sangat padat baru bisa dilaksanakan Minggu tanggal 24 Maret ini," ujar Walman Siagian.
Ia kembali menegaskan acara ini hanya silaturahmi dan istighosah, bukan kampanye walaupun dilaksanakan bertepatan dengan hari pertama kampanye terbuka secara nasional. "Tidak akan ada atribut-atribut kampanye atau partai di lokasi dan tidak akan ada dukung-mendukung dalam acara tersebut," ucapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




