MRT Jakarta Diharapkan Dapat Mengubah Budaya Masyarakat
Sabtu, 23 Maret 2019 | 17:14 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ahkirnya Jakarta punya kereta moda raya terpadu (MRT) fase 1 rute Lebak Bulus-Bundaran HI. Kehadiran MRT ini sangat diharapkan bisa mengubah budaya masyarakat yang memakai kendaraan pribadi untuk beralih ke moda transportasi MRT.
Nantinya, saat pengoperasian di jam sibuk, headway atau interval waktu kedatangan kereta MRT menjadi lima menit. Jam sibuk yakni pada pagi hari mulai pukul 07.00-09.00 WIB dan sore hari pukul 17.00-19.00 WIB. Di setiap saat jam sibuk tersebut, MRT juga akan menyediakan gerbong khusus wanita.
Selain itu, adanya MRT diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat yang berada di sekitar stasiun, salah satunya di kawasan Blok M Square. Saat ini beberapa pusat perbelanjaan atau mal sudah terkoneksi dengan stasiun-stasiun MRT.
PT MRT juga mengembangkan konsep kawasan transit oriented development (TOD) di beberapa stasiun yang ada di fase 1 koridor selatan-utara. Dari 13 stasiun, ada delapan yang dikembangkan TOD, yakni Lebak Bulus, Blok M, Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran HI.
Lihat Video:
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




