8.059 Siswa SMK di Bengkulu Ikuti UNBK 2019
Senin, 25 Maret 2019 | 12:10 WIB
Bengkulu, Beritasatu.com- Sebanyak 8.059 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Bengkulu, mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tahun 2019. Pelaksanaan UNBK SMK dimulai Senin (25/3) ini dan berlangsung satu minggu ke depan.
Dari pantuan Beritasatu.com di salah satu SMK di Kota Bengkulu, Senin (25/3), pelaksanaan UBNK tingkat SMK hari pertama berlangsung ketat. Setiap siswa yang akan memasuki ruang ujian diperiksa pengawas ujian satu per satu.
Selain itu, tas milik siswa peserta UNBK dilarang dibawa masuk ke dalam ruangan ujian. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan dalam pelaksanaan UNBK tingkat SMK di Provinsi Bengkulu.
"Siswa hanya diperbolehkan membawa alat tulis saja dan tidak diperkenankan membawa tas dan handphone ke ruangan tempat pelaksanaan UNBK. Ini kita lakukan agar tidak terjadi kecurangan dalam pelaksanaan UNBK tingkat SMK di Bengkulu," kata Astuti, salah seorang guru SMK di Kota Bengkulu.
Ia mengatakan, meski UNBK tidak menjadi patokan kelulusan siswa, tapi pelaksanaan UNBK tetap berlangsung ketat. Hal ini dilakukan agar siswa dapat menjawab soal-soal yang diujikan dalam UNBK dengan kemampuan dirinya sendiri.
Hal senada diungkapkan Hasan, salah seorang pegawas UBNK di salah satu SMK swasta di Kota Bengkulu. Ia mengatakan, pelaksanaan UBNK di sekolah berlangsung dalam pengawasan ketat. Mata pelajaran yang diujikan pada hari pertama UNBK tingkat SMK, yakni mata pelajaran Bahasa Indonesia. "Setiap peserta UNBK kita awasi ketat, sehingga mereka tidak ada celah untuk melakukan kekurangan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Bengkulu, Budiman Ismaun mengatakan, seluruh SMK negeri dan swasta di Bengkulu, tahun ini telah melaksanakan UNBK dengan jumlah peserta sebanyak 8.059 siswa.
Untuk menyukseskan pelaksanaan UNBK tingkat SMK di Provinsi Bengkulu tahun 2019, Disdikbud setempat telah menyiapkan sebanyak 130 unit server tersebar di 94 SMK negeri dan swasta di 10 kabupaten dan kota di Bengkulu.
Selain itu, pihak sekolah juga menyiapkan mesin genset untuk mengantisipasi listrik PLN padam. Dengan disiapan genset meski listrik PLN padam, UNBK tetap berjalan sesuai jadwal.
"Kita berharap semua server yang kita siapkan berfungsi dengan baik, sehingga pelaksanaan UNBK hari pertama tingkat SMK di Bengkulu, berjalan lancar, aman dan sukses," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




