Amien Rais Ancam People Power, Mahfud MD: Itu Berlebihan
Senin, 1 April 2019 | 21:07 WIB
Sleman, Beritasatu.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menanggapi pernyataan Amien Rais yang akan melakukan people power terhadap KPU ketimbang mengajukan gugatan ke MK jika terjadi kecurangan pada Pilpres 2019.
Mahfud menganggap pernyataan Amien berlebihan karena hanya berdasarkan kecurigaan saja. Mahfud meyakini hampir tidak mungkin bagi KPU untuk melakukan kecurangan. Kecurangan justru terjadi pada peserta di tingkat bawah.
"Itu harus ditanggapi sebagai sikap dari orang yang sedang melakukan pertarungan politik. Menurut saya, berlebihan. Karena pemikiran seperti itu berangkat dari kecurigaan saja, bahwa KPU akan curang," kata Mahfud di Sleman, Yogyakarta, Senin (1/4/2019).
"Menurut saya instrumen-instrumen hukum dalam kelembagaan yang tersedia di dalam peraturan perundang-undangan untuk pemilu saat ini KPU curang itu hampir tidak mungkin," kata anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini.
Mahfud berharap KPU memperhatikan pernyataan itu dan melakukan antisipasi atas segala kemungkinan-kemungkinan agar people power tidak terjadi. KPU harus dapat menjelaskan secara terbuka terkait proses pemilu serta tetap mengikuti cara penghitungan manual.
Selain itu Mahfud juga meminta kepada semua peserta pemilu untuk bersikap sportif, siap menerima kemenangan dan kekalahan tanpa saling mengancam. Hal ini penting untuk mencegah penyesalan rakyat Indonesia akibat terjadi kekerasan politik.
Lihat video:
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




