Sekjen PDIP: Rakyat Tak Ikuti Amien Rais
Kamis, 4 April 2019 | 08:26 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menilai ancaman people power yang disampaikan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais tak akan diikuti rakyat. Hasto Kristiyanto meyakini Amien Rais berserta empat anaknya yang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif tak akan mampu menggerakkan people power.
Menurut Hasto Kristiyanto yang juga menjabat sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin ini menyatakan upaya delegitimasi yang dilakukan Amien Rais justru berlawanan dengan kebijakan partainya yang turut memilih penyelenggara pemilu.
"Itu malah kontradiktif ya. Karena tekanan-tekanan yang ditujukan kepada KPU dan Bawaslu, toh mereka ikut memilih. PAN ikut memilih pimpinan KPU dan Bawaslu, sehingga tindakan yang bertentangan dengan konstitusi berdampak negatif," kata Hasto Kristiyanto di kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu (3/4/2019).
Hasto Kristiyanto bercerita pengalaman PDIP pada era Orde Baru yang pernah dilarang ikut pemilu dan kantor partainya diserang. Namun, pihaknya tetap taat pada hukum karena memiliki kekuatan moral.
"Kekuatan moral itu adalah kekuatan mahadahsyat. Pak Amien Rais mau mengerahkan empat anaknya yang jadi caleg pun, tidak akan mampu mengalahkan kekuatan moral dari rakyat," kata Hasto Kristiyanto.
Sebelumnya, Amien Rais mengancam akan mengerahkan people power apabila terjadi kecurangan pemilu yang terstruktur, masif, dan sistematis (TMS). Politikus senior PAN itu enggan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) apabila terjadi kecurangan.
"Kami langsung people power," tegas Amien saat aksi 313 yang digelar, Minggu, 31 Maret 2019.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




