Charta Politika: Kunci Kemenangan Jokowi di Jawa

Kamis, 18 April 2019 | 11:35 WIB
YP
B
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: B1
Yunarto Wijaya.
Yunarto Wijaya. (B1/Emral Firdiansyah.)

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan, kunci kemenangan Jokowi-Ma'ruf adalah perolehan suara di Pulau Jawa. Kemenangan  yang signifikan di Jawa dibandingkan 2014, kata Yunarto, memberikan kontribusi besar atas kemenangan Jokowi-Ma'ruf secara nasional pada 2019.

"Kuncinya kemanangan Jokowi-Ma'ruf memang pulau Jawa. Jika 2014, Jokowi hanya menang 3 persen, maka sekarang selisinya 10% dari Prabowo," ujar Yunarto Wijaya di Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Secara spesifik, kata Yunarto, Jokowi-Ma'ruf menang besar di Jawa Tengah yang angkanya menjadi 74% dan Jawa Timur dengan angka 66%. Sementara perolehan suara di Jawa Barat, kata Yunarto Wijaya, relatif berimbang antara kedua kandidat.

"Memang suara Jokowi di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi menurun, tetapi karena suara di Jawa menang dengan selisih 10%, maka akumulasinya tetap Jokowi menjadi menang," ungkap Yunarto Wijaya.

Selain itu, menurut Yunarto Wijaya, partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 menguntungkan petahana. Pasalnya, militansi pendukung penantang biasanya lebih kuat dibandingkan pendukung petahana. "Namun partisipasi yang tinggi justru membuat petahana menjadi unggul," tandas Yunarto Wijaya.

Lebih lanjut, Yunarto Wijaya menegaskan, hasil hitung cepat atau quick count, dalam rentang margin of error, tidak pernah melesat. Pasalnya, hasil quick count ini merekap hasil penghitungan suara C1.

"Misalnya sampel kita 2.000 TPS dan setiap TPS ada 200 pemilih berarti yang masuk quick count sebanyak 400.000 pemilih. Jadi, pasti akurasi tinggi, dalam angka margin of error," pungkas Yunarto Wijaya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon