Kericuhan di Gudang Surat Suara di Medan, KPU Sebut Salah Paham
Selasa, 23 April 2019 | 11:28 WIB
Medan, Beritasatu.com - Ratusan warga memadati lokasi penyimpanan logistik Pemilu 2019 di Jl HM Jhoni, kawasan Pasar Merah, Kecamatan Medan Denai, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (23/4/2019) dini hari.
Keramaian masyarakat itu terjadi karena tiga orang pria, salah seorangnya berhasil diamankan, dipergoki petugas karena dicurigai mencuri kertas diduga Formulir C-1 presiden dan wakil presiden.
"Dua orang melarikan diri. Satu orang diamankan. Nama orang diamankan sesuai yang terpampang di pakaian adalah Khoirul. Orang tersebut sudah diamankan petugas," ujar seorang warga, Andri Setiawan.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan, Agussyah Damanik dan Kasat Sabhara Polrestabes Medan, AKBP Sonny Siregar, turun langsung ke lokasi kejadian.
"Berdasarkan keterangan yang kita peroleh, ada salinan putusan yang kurang. Kemudian, petugas PPK mengambil formulir C-1 untuk difotokopi," ujar Ketua KPU Kota Medan, Agussyah Damanik.
Agussyah mengatakan, proses rekapitulasi penghitungan suara masih dilakukan di tingkat kecamatan sampai 4 Mei 2019, yang kemudian dilanjutkan untuk di Kota Medan.
"Proses rekapitulasi masih sedang berjalan. Ada kesalahpahaman, seolah-olah apa yang terjadi, seperti tuduhan masyarakat, ada terjadi pencurian fomulir C-1," katanya.
Menurutnya, ada lima formulir C-1. Namun, belum diketahui, formulir apa yang diambil untuk difotokopi tersebut. Pihak yang mengambil formulir itu adalah petugas PPK.
Informasi dihimpun, awalnya ketiga pria tak dikenal itu datang ke lokasi penyimpanan kertas suara dan C-1 hasil Pileg dan Pilpres 2019. Di sana, mereka permisi ke petugas yang menjaga dengan alasan hendak melihat-lihat.
Namun, begitu petugas jaga lengah, ketiga pria itu membawa kabur kertas C-1 Pilpres. Hanya saja, ketiga pria tak dikenal itu dipergoki dan dikejar. Begitu tertangkap, ketiganya berdalih jika kertas C-1 itu hendak difotokopi. Kegaduhan pun terjadi.
Warga yang mengetahui kejadian itu spontan berkumpul di lokasi. Tak lama, personel kepolisian datang untuk melakukan pengamanan. Seorang pria yang berhasil ditangkap lalu diamankan polisi dan digelandang ke komando.
Kasat Sabhara Polrestabes Medan, AKBP Sonny Siregar, yang langsung memimpin pengamanan di lokasi kejadian, terlihat menetralisir masyarakat. Ratusan petugas juga berjaga untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. [
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




