Capres dan Pendukungnya Diminta Jaga Keutuhan Bangsa

Kamis, 25 April 2019 | 15:09 WIB
HS
B
Penulis: Hendro Dahlan Situmorang | Editor: B1
Joko Widodo dan Prabowo Subianto.
Joko Widodo dan Prabowo Subianto. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Pasangan calon (paslon) presiden dan calon wakil presiden Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno beserta para pendukungnya diminta untuk mengutamakan perdamaian serta menjaga keutuhan bangsa dan negara.

Demikian benang  merah diskusi yang diselenggarakan Forum Koordinasi Lintas Fakultas Alumni Universitas Indonesia
(Fokal UI) tentang situasi nasional terkini di Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Ketua Fokal UI, Pande K. Trimayuni menghimbau bagi kedua paslon, tim sukses, dan pendukungnya agar jangan sampai terpecah persaudaraan maupun bangsa gara-gara pemilihan presiden (pilpres) yang cukup melelahkan. Diakui, pascapemilihan 17 April lalu, masyarakat masih terkotak-kotak dan ribut di media sosial (medsos).

"Sekarang mari kita bersama-sama menunggu pengumuman resmi dari KPU tentang hasil dari Pemilu ini dan hormati prosesnya. Kami mengapresiasi kinerja KPU (Komisi Pemilihan Umum) selama penyelenggaraan Pemilu serentak untuk pertama kali dan tentu tidak 100 persen sempurna. Tapi secara umum bisa kita lihat Pemilu ini berjalan dengan baik sukses lancar dan aman," kata Pande K Trimayuni.

Fokal UI pun meminta agar jangan ada pernyataan yang membuat situasi nasional di negara ini mencekam dan takut. Misalnya saja, adanya pernyataan ujaran kebencian yang akan mengadakan gerakan people power (pengerahan massa) dan mengatakan terjadi kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif yang justru bisa menimbulkan keresahan di masyarakat luas.

"Marilah kita bersama-sama menjaga etika berpolitik yang santun. Kalau menemukan bentuk kecurangan, kumpulkan semua bukti dan laporkan lewat mekanisme hukum yang berlaku karena ada Bawaslu dan Kepolisian serta Mahkamah Konstitusi yang bertindak sebagai wasit. Jangan bertindak sendiri-sendiri, sesukanya dan terus menyebarkan berita hoax dengan menyatakan ada rekayasa dan kecurangan dalam pemilu ini," ungkap Pande K. Trimayuni.

Sementara terkait organisasinya, Pande K. Trimayuni menuturkan, institusi dinisiasi oleh alumni dari 15 fakultas UI untuk melawan adanya gerakan intoleransi yang mulai menjalar dalam sistem pendidikan yang ada di kampus-kampus, dan sengaja dihadirkan dalam pesta demokrasi 5 tahunan ini.

Karena itu, pihakya siap mengadvokasi kegiatan-kegiatan yang mengancam keberadaan ideologi Pancasila serta UUD 1945, terlebih ramainya isu tersebut pada masa perhelatan pemilu serentak 2019.

"Kita Alumni UI tergerak untuk bagaimana kiat mengadvokasi, memperjuangkan nilai-nilai keberagaman, nilai-nilai persatuan dan kesatuan melalui cara-cara pendekatan ke beberapa kelompok. Kalau alumni itu punya hak politik menentukan pilihan, sementara kampus harus netral dan berada di tengah-tengah," jelas Pande K. Trimayuni.

Sementara Sekjen Fokal UI, Sigid Edi Sutomo mengaku bersyukur karena berdasarkan hasil hitung cepat dan real count sementara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin masih ungul atas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Meski demikian, ia tetap menunggu hasil perhitungan resmi yang dilakukan secara manual dan diumumkan KPU pada 22 Mei 2019 nanti. Ia menilai, ini adalah salah satu cara untuk menjaga situasi yang damai pasca Pilpres 2019.

"Hasil quick count Pilpres 2019 dari lembaga-lembaga survei adalah hasil yang benar dengan metode yang bisa dipertanggungjawabkan dan terbukti kredibel. Kita juga yakini dan itu sistemnya juga dipercaya dimana-mana akan tetapi tetap menunggu dari KPU resminya," ungkap Sigid Edi Sutomo.

Sigid Edi Sutomo menambahkan, "Kita juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas segala daya upaya dan dedikasi yang telah dipersembahkan oleh para pahlawan pemilu tersebut demi pemilu yang berkualitas di negeri tercinta Indonesia."



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon