Tabanan Harmoni Festival Usung Semangat Keragaman

Sabtu, 27 April 2019 | 16:13 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti (kiri), Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri (tengah) dan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta (kanan) pada Acara pembukaan Tabanan Harmony  Festival (THF) I yang digelar  oleh Pemkab Tabanan di Panggung Garuda Wisnu Serasi (GWS).
Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti (kiri), Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri (tengah) dan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta (kanan) pada Acara pembukaan Tabanan Harmony Festival (THF) I yang digelar oleh Pemkab Tabanan di Panggung Garuda Wisnu Serasi (GWS). (Beritasatu Photo/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Panggung Garuda Wisnu Serasi (GWS) Tabanan menjadi saksi sejarah Pagelaran Acara pembukaan Tabanan Harmony Festival (THF) I yang digelar Jumat (26/4/2019) oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan. Festival ini bertujuan untuk membumikan Pancasila dan menyatukan keragaman di bawah naungan NKRI dengan tema Harmony & Unity Membangun Pariwisata Daerah dalam Keharmonisan dan Kebersamaan.

Kegiatan yang berlangsung penuh dengan suausana damai tersebut dihadiri Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri, Gubernur Bali Wayan Koster, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Raja Tabanan Ida Cokorda Anglurah Tabanan, Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe, Wakil Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, Ny Bintang Puspayoga, Putri dari Kyai Haji Ma'ruf Amin, Siti Makrifah, Plt Ketua BPIP (Badan Pembina Ideologi Pancasila) Hariyono, Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya dan sejumlah unsur intansi mulai dari Ombudsman, tokoh agama di Bali dan sejumlah pimpinan media di Bali.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan Pidato Kebangsaan oleh Megawati Soekarno Putri yang dalam hal ini diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt) BPIP, Hariyono, mengatakan dalam catatan sejarah Bali adalah tanah kelahiran Ibunda Proklamator RI, Soekarno.

"Bung Karno mengatakan Pancasila tidak hanya sebagai dasar negara dan meja statis yang menyatukan semua elemen Bangsa Indonesia tetapi Pancasila juga sebagai alat pemandu bangsa dimana nilai-nilainya menuntun bangsa Indonesia menjadi lebih adil dan sejahtera," ujar Hariyono.

Ia melanjutkan, hendaknya THF ini menjadi refleksi dan menuntun bangsa Indonesia menjadi lebih baik. Terlebih baru-baru ini bangsa Indonesia baru saja menggelar Pemilu yang memilih Presiden dan Legislatif. Usai perhelatan yang berjalan aman tersebut hendaknya perbedaan yang terjadi karena pilihan dikembalikan identitasnya sebagai warga negara Indonesia yang berdemokrasi.

"Peringatan HUT setiap tanggal 17 Agustus adalah peringatan kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dan demokrasi. Jika demokrasi artinya Pemimpin dipilih oleh rakyat. Karenanya kita harus menghargai dan menunggu hasil akhir dari KPU," ujarnya.

Hariyono menambahkan, dengan penyelenggaraan THF bisa diambil hikmatnya, karena hanya dengan bersatu, rukun dan harmoni, kehidupan akan bahagia.

"Seperti kata Bung Karno kita bisa menjadi bangsa yang kuat, berkedaulatan dan maju jika kita bersatu. Karenanya mari kita bersatu dan menegakkan Pancila karena Pancasila yang menyatukan kita dan menuntun kita menjadi bangsa yang maju," tegas Hariyono.

Sebelumnya, Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, mengatakan tujuan diselanggarakan THF yaitu untuk membumikan dan menegakkan Pancasila sebagai ideologi negara dan menyatukan perbedaan dibawah naungan NKRI serta menegakkan rasa kebersamaan. Ia mengharapkan THF ini akan menginspirasi daerah lain untuk menggaungkan kerukunan di masyarakat.

"Saya berharap Tabanan bisa menggaungkan kerukunan di daerah lain. Karena meski Tabanan daerah kecil diharapkan selalu berprestasi karena kerukunannya," ujar Eka.

Pidato kebangsaan juga dibawakan oleh Kyai Haji Ma'ruf Amin lewat video. Ia mengatakan Pancasila adalah titik temu dan menyatukan elemen bangsa Indonesia yang banyak dan beraneka ragam.

"Pendiri bangsa memikirkan cara untuk menyatukan perbedaan dan keragaman itu dan Pancasila adalah solusinya. Karenanya Pancasila harus menjadi perekat dan inspirasi dalam kehidupan," ujarnya.

Acara THF kemudian dilanjutkan dengan deklarasi membumikan Pancasila yang dilakukan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Tabanan dan diisi acara hiburan yang berasal dari seni budaya dari enam agama yang ada di Indonesia. Acara diakhiri oleh penampillan band lokal Bali yakni Joni Agung & Double T.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon