Siapa Pun Presidennya, Buruh: Kebijakannya Harus Pro Rakyat

Rabu, 1 Mei 2019 | 17:48 WIB
BM
YD
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: YUD
Demonstrasi yang dilakukan memeringati Hari Buruh, 1 Mei 2019.
Demonstrasi yang dilakukan memeringati Hari Buruh, 1 Mei 2019. (BeritaSatu Photo/Bayu Marhaenjati)

Jakarta, Beritasatu.com - Massa buruh menegaskan, siapa pun presiden terpilih nanti harus patuh dan tunduk kepada rakyat. Kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan harus pro rakyat.

Hal itu, disampaikan Ketua Umum KASBI Nining Elitos, dalam aksi unjuk rasa damai memperingati Hari Buruh Sedunia atau May Day, di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2019).

"Pemilu baru saja selesai. Bagi kita siapa pun pemenanganya harus patuh dan tunduk kepada rakyat. Bukan tunduk kepada pengusaha atau pemilik modalnya," ujar Nining.

Nining menyampaikan, selama kaum buruh, petani, nelayan, dan kaum pekerja lainnya masih merasakan ketidakadilan, tidak sejahtera, tertindas, maka buruh akan terus melakukan perlawanan.

"Siapa pun presidennya akan terus kita lakukan perlawanan. Karena buruh, petani, nalayan terus terhimpit. Rakyat menginginkan cabut PP 78 Tahun 2015, karena ini merupakan awal kesengsaraan," ungkap Nining.

Nining menuturkan, buruh tidak ingin terus turun ke jalan, dan seolah-olah menciptakan situasi yang mencekam, seolah-olah ingin menurunkan pemerintah.

"Tapi itu akan terus kita lakukan selama belum ada kesejahteraan. Kita nyatakan, kita tidak akan patuh dan tunduk atas kebijakan yang tidak tunduk kepada rakyat," katanya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon