Rudal yang Diluncurkan Korut Buatan Rusia

Sabtu, 11 Mei 2019 | 14:13 WIB
NW
B
Penulis: Natasia Christy Wahyuni | Editor: B1
Gambar yang dirilis Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada 10 Mei 2019, menunjukkan penembakan roket selama latihan unit pertahanan Tentara Rakyat Korea (KPA), di wilayah barat Korea Utara.
Gambar yang dirilis Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada 10 Mei 2019, menunjukkan penembakan roket selama latihan unit pertahanan Tentara Rakyat Korea (KPA), di wilayah barat Korea Utara. (AFP)

Pyongyang, Beritasatu.com - Rudal jarak pendek yang diluncurkan Korea Utara (Korut) ke perairan Laut Jepang pada Kamis (9/5/2019), diperkirakan merupakan buatan Rusia.

Berdasarkan laporan dari situs 38 North, puing-puing sisa dari peluncuran itu menunjukkan impor langsung dari rudal Iskander yang diproduksi Rusia, yaitu satu tahap atau rudal berbahan bakar padat.

Jika Korut mengimpor rudal Iskander dari Rusia, maka rudal mereka memiliki kapasitas untuk mengirimkan hulu ledak ke target-target di Korsel dengan sangat tepat.

Penembakan rudal Korut pada Kamis dilakukan setelah negara itu menggelar latihan militer dan menembakkan berbagai proyektil pada Sabtu (4/5/2019) dengan setidaknya satu yang diyakini sebagai rudal jarak dekat.

Dengan potensi peluncuran lebih banyak lagi, KCNA menyatakan Kim menetapkan tugas-tugas penting untuk lebih meningkatkan kemampuan serangan unit pertahanan.

"Perdamaian dan keamanan sejati suatu negara dijamin hanya oleh kemampuan pasukan fisik yang kuat untuk membela kedaulatannya," bunyi laporan KCNA.

Gambar-gambar dari dua peluncuran yang dipublikasikan Korut tampak mirip. Para ahli menyebut setidaknya satu rudal jarak pendek ikut diluncurkan pada Sabtu lalu.

Peneliti tamu di Pusat untuk Keamanan Baru Amerika, yang sebelumnya bekerja untuk kebijakan Korut di Dewan Keamanan Nasional Trump, Eric Brewer, mengatakan uji coba senjata terbaru Korut telah menempatkan Trump pada posisi yang sulit.

"Dia (Trump) telah menekankan berulang kali berkurangnya uji rudal dan nuklir sebagai poin sukses dan poin jual dari upaya diplomasinya dan kunci dari hasil proses itu," ujarnya.

Korut dilaporkan melakukan uji coba peluncuran dua rudal "jarak pendek" ke arah Laut Jepang, pada Kamis (9/5/2019). Peluncuran rudal dengan daya jangkau sekitar 450 kilometer itu, disaksikan Pemimpin Korut, Kim Jong-un

Menurut pernyataan Kementerian Pertahanan Korea Selatan (Korsel), kedua rudal tersebut diluncurkan dari Kusong, bagian barat Korut, sekitar pukul 16.49 waktu setempat menuju ke arah timur, dengan jangkauan masing-masing 420 kilometer dan 270 kilometer.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon