Kepala Daerah Sukses Harus Maju di Pilpres
Kamis, 21 Juni 2012 | 20:29 WIB
Persyaratan di UU Pilpres harus dilonggarkan
Wacana sejumlah kepala daerah yang berhasil memimpin daerahnya untuk diberi kesempatan maju di Pilpres 2014 sebagai calon presiden (capres) alternatif terus menguat.
Pakar hukum tata negara, Irman Putra Sidin, mengemukakan partai politik harus memberikan kesempatan kepada pemimpin di daerah untuk maju di Pilpres 2014.
"Sangat banyak kepala daerah yang berhasil di daerahnya dan mumpuni untuk maju di pilpres. Tinggal persoalan kedewasaan partai politik untuk menyaring mereka dan jangan hanya mengusung kadernya sendiri ataupun ketua umumnya," kata Irman di gedung DPR, Jakarta, hari ini.
Ketua Umum Partai Damai Sejahtera (PDS), Denny Tewu, mendukung pernyataan Irman. Ia menegaskan Pilpres 2014 jangan sampai diisi capres atau cawapres daur ulang.
"Seakan Indonesia tidak punya kader lain yang jauh lebih baik. Padahal, banyak kepala daerah yang berhasil memimpin di daerahnya layak diberikan kesempatan untuk memimpin Indonesia," kata Denny.
Dia menjelaskan Indonesia ke depan perlu dipimpin oleh orang yang berpengalaman di pemerintahan. Kepala daerah yang berhasil itu tentu memiliki pengalaman tersebut.
Menurutnya, agar kepala daerah yang sukses memiliki kans maju maka persyaratan presiden treshold (PT) dalam UU Pilpres nanti bisa dilonggarkan agar banyak calon yang muncul.
Dengan PT yang kecil, partai kecil dan menengah bisa mengusung calonnya, dan tentu saja rakyat juga menjadi banyak pilihan.
Pada kesempatan itu, Denny menyebut nama Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X,
Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang, Wakil Gubernur Jawa Tengah Rustriningsih dan Bupati Kutai Irsan Noor yang juga memimpin Asosiasi Kabupaten Indonesia, sebagai kepala daerah yang sukses di daerahnya dan layak memimpin secara nasional.
"Mereka adalah tokoh-tokoh daerah yang berkualitas dan telah teruji. Mereka nasionalis serta memiliki kepedulian tinggi memajukan bangsa. Siapa bilang Indonesia kekurangan pemimpin," ujarnya.
Wacana sejumlah kepala daerah yang berhasil memimpin daerahnya untuk diberi kesempatan maju di Pilpres 2014 sebagai calon presiden (capres) alternatif terus menguat.
Pakar hukum tata negara, Irman Putra Sidin, mengemukakan partai politik harus memberikan kesempatan kepada pemimpin di daerah untuk maju di Pilpres 2014.
"Sangat banyak kepala daerah yang berhasil di daerahnya dan mumpuni untuk maju di pilpres. Tinggal persoalan kedewasaan partai politik untuk menyaring mereka dan jangan hanya mengusung kadernya sendiri ataupun ketua umumnya," kata Irman di gedung DPR, Jakarta, hari ini.
Ketua Umum Partai Damai Sejahtera (PDS), Denny Tewu, mendukung pernyataan Irman. Ia menegaskan Pilpres 2014 jangan sampai diisi capres atau cawapres daur ulang.
"Seakan Indonesia tidak punya kader lain yang jauh lebih baik. Padahal, banyak kepala daerah yang berhasil memimpin di daerahnya layak diberikan kesempatan untuk memimpin Indonesia," kata Denny.
Dia menjelaskan Indonesia ke depan perlu dipimpin oleh orang yang berpengalaman di pemerintahan. Kepala daerah yang berhasil itu tentu memiliki pengalaman tersebut.
Menurutnya, agar kepala daerah yang sukses memiliki kans maju maka persyaratan presiden treshold (PT) dalam UU Pilpres nanti bisa dilonggarkan agar banyak calon yang muncul.
Dengan PT yang kecil, partai kecil dan menengah bisa mengusung calonnya, dan tentu saja rakyat juga menjadi banyak pilihan.
Pada kesempatan itu, Denny menyebut nama Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X,
Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang, Wakil Gubernur Jawa Tengah Rustriningsih dan Bupati Kutai Irsan Noor yang juga memimpin Asosiasi Kabupaten Indonesia, sebagai kepala daerah yang sukses di daerahnya dan layak memimpin secara nasional.
"Mereka adalah tokoh-tokoh daerah yang berkualitas dan telah teruji. Mereka nasionalis serta memiliki kepedulian tinggi memajukan bangsa. Siapa bilang Indonesia kekurangan pemimpin," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




