Massa Pendukung Prabowo Unjuk Rasa di Depan Bawaslu

Selasa, 21 Mei 2019 | 16:04 WIB
CF
JS
Penulis: Carlos Roy Fajarta | Editor: JAS
Massa pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berkumpul di depan kantor Bawaslu RI untuk menyuarakan kekecewaan mereka hasil Pilpres 2019 yang memenangkan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Selasa, 21 Mei 2019.
Massa pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berkumpul di depan kantor Bawaslu RI untuk menyuarakan kekecewaan mereka hasil Pilpres 2019 yang memenangkan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Selasa, 21 Mei 2019. (Beritasatu.com/Carlos Roy Fajarta Barus)

Jakarta, Beritasatu.com - Massa pendukung paslon nomor urut 02 Pemilu Presiden RI 2019 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dari berbagai organisasi berkumpul di depan kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) pada Selasa (21/5/2019) siang.

Aksi massa tersebut berlangsung dengan kondusif pada pukul 14.00 hingga menjelang pukul 15.00 WIB. Meski demikian sempat terjadi adu mulut antara Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan dengan komandan aksi dari mobil orasi massa.

Adu mulut tersebut disebabkan anggota Brimob yang sudah menggunakan pakaian dan perlengkapan anti huru-hara memblokade akses menuju kantor Bawaslu RI Jalan MH Thamrin sehingga banyak dari massa yang harus memutar akses ke lokasi jalan lainnya demi menuju kantor Bawaslu RI.

Menurut hasil pengamatan Beritasatu.com, di lokasi aksi massa akhirnya kembali mereda setelah pihak kepolisian mengizinkan sejumlah massa yang ingin bergabung dengan massa lainnya yang hendak bergabung menuju lokasi depan kantor Bawaslu RI.

Hingga berita ini diturunkan sejumlah massa masih bertahan di akses jalan MH Thamrin depan kantor Bawaslu RI yang berseberangan dengan Plaza Sarinah. Akses jalan yang sempat macet parah akhirnya ditutup di sepanjang perempatan lampu merah Sarinah.

Sejumlah ibu-ibu mengungkapkan kekecewaan kalahnya Prabowo-Sandi dalam rekapitulasi KPU dengan menaruh bunga mawar yang sudah layu. Mereka meminta aparat keamanan untuk tidak bersikap kasat karena mereka ingin menyampaikan kekecewaan mereka terhadap hasil rekapitulasi KPU.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon