Pelabuhan Merak Mulai Dipadati Pemudik
Jumat, 31 Mei 2019 | 09:41 WIB
Merak, Beritasatu.com - Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten mulai dipadati pemudik yang hendak ke Pulau Sumatera mulai Rabu (29/5/2019) malam hingga Jumat (31/5/2019) ini.
Berdasarkan pantauan, kondisi arus lalu lintas di Pelabuhan Merak sempat mengalami antrean pada Kamis (30/5/2019) sore. Antrean kendaraan roda empat mencapai Jalan Cikuasa Atas, karena para pemudik yang menggunakan kendaraan roda empat datang secara serentak ke Pelabuhan Merak.
Kepala Divisi Operasi Astra Tol Tangerang-Merak Haryanto Akbar mengatakan, kepadatan dan kemaceten kendaraan ini dipicu oleh meningkatnya volume kendaraan yang ingin masuk ke gardu tol Merak.
"Kendaraan datang secara serentak, sementara transaksi hanya ada empat gardu dan ini yang menyebabkan kemacetan," ujarnya.
Pada saat terjadi antrean, petugas kepolisian melakukan sistem buka tutup menuju Pelabuhan Merak. Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan di depan pintu gerbang pelabuhan.
Setelah terjebak kemacetan di luar pelabuhan, para pemudik yang sudah masuk ke pelabuhan juga harus menunggu waktu berjam-jam untuk menunggu giliran masuk ke kapal.
Sementara untuk mengantisipasi kemacetan panjang, pihak ASDP Merak saat ini telah mengoperasikan 29 kapal, termasuk kapal ukuran besar.
Berdasarkan pantauan, Kamis (30/5/2019) malam hingga Jumat (31/5/2019) pagi, kendaraan dan penumpang arus mudik di Pelabuhan Merak relatif lancar. Untuk mengatur arus lalu lintas di Pelabuhan Merak, Polda Banten telah menyiapkan sebanyak 800 personel dan bersiaga selama 24 jam.
Kepolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir mengatakan, berbagai upaya dilakukan untuk memperlancar pelayanan arus mudik di Pelabuhan Merak, salah satunya dengan mengalihkan kendaraan roda 6 atau truk ke Pelabuhan BBJ Bojonegara, Cilegon.
"Kebijakan pengalihan kendaraan truk baru dilaksanakan tahun 2019 ini. Pelabuhan BBJ di Bojonegara, Kabupaten Serang, yang selama ini tidak pernah digunakan untuk pengangkutan kendaraan roda 6. Kita alihkan seluruhnya ke sana, sehingga mengurangi antrean kendaraan roda 2 dan roda 4 di Pelabuhan Merak," kata Irjen Pol Tomsi Tohir saat melakukan peninjauan di Pelabuhan Merak, Kamis (30/5).
Kapolda menjelaskan, untuk mengatasi kepadatan antrean di dalam pelabuhan, pihaknya akan melakukan penyekatan jalur bagi kendaraan yang mengantre untuk memasuki pelabuhan. Petugas dari Direktorat Lalu Lintas dan jajarannya disiagakan untuk mengatur ritme arus masuk dan keluar pelabuhan saat dibutuhkan.
"Di dalam dermaga ini antreannya kan tidak sama, ada antriannya pendek ada juga yang panjang. Sistem penyekatan untuk jalur kita sekat dulu semua. Kemudian kita alirkan sesuai dengan mana yang lebih sedikit antrian," katanya.
Kapolda mengatkaan, proses bongkar muat dan masuknya penumpang ke kapal harus dipersingkat. Seluruh rangkaian percepatan itu merupakan upaya-upaya yang dilakukan dan sangat membantu mempercepat proses terurainya/berkurangnya antrean.
"Antara yang masuk dan keluar dari kapal prosesnya dipercepat. Tadi coba kita hitung, dengan pengaturan-pengaturan yang sudah dilaksanakan mulai dari kemarin sampai dengan hari ini. Percepatan bongkar muat tadinya 1 jam menjadi 45 menit," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




