Masih Ada 497.000 Kendaraan Belum Balik ke Jakarta

Senin, 10 Juni 2019 | 15:50 WIB
MN
JS
Penulis: Mikael Niman | Editor: JAS
Sejumlah kendaraan memadati gerbang tol Cikampek Utama KM 70 di Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). PT Jasa Marga (Persereo) Tbk memberlakukan sistem satu arah (one way) sejak pukul 14:05 WIB untuk kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang dimulai dari gerbang tol Kalikangkung KM 414 hingga gerbang tol Cikampek Utama KM 70 yang rencananya akan diberlakukan hingga Minggu (9/6/2019).
Sejumlah kendaraan memadati gerbang tol Cikampek Utama KM 70 di Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). PT Jasa Marga (Persereo) Tbk memberlakukan sistem satu arah (one way) sejak pukul 14:05 WIB untuk kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang dimulai dari gerbang tol Kalikangkung KM 414 hingga gerbang tol Cikampek Utama KM 70 yang rencananya akan diberlakukan hingga Minggu (9/6/2019). (ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar)

Jakarta, Beritasatu.com - Jasa Marga mencatat total 719.654 kendaraan yang sudah kembali ke Jakarta dari arah Timur, arah Barat dan arah Selatan selama H+1 hingga H+3 Lebaran atau Jumat-Minggu (7-9/6/2019) kemarin. Dengan begitu, masih ada sekitar 497.000‎ kendaraan yang belum melakukan perjalanan arus balik ke Jakarta.

"Dengan jumlah lalu lintas selama dua hari arus balik ini, telah memenuhi 59 persen dari total lalu lintas mudik sebesar 1,21 juta kendaraan yang melintas pada H-1 hingga H-7 arus balik Lebaran 2019, sehingga terdapat sisa 41 persen atau sebanyak 497.000 kendaraan yang masih belum melakukan perjalanan kembali ke Jakarta," ujar Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Irra Susiyanti, Senin (10/6/2019).

Dia men‎jelaskan, sebanyak 719.654 kendaraan yang sudah kembali lagi ke Jakarta sejak H+1 hingga H+3 itu, setara dengan kenaikan sebesar 67,38 persen dari lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal yakni sebesar 429.944 kendaraan.

Sementara itu, untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 62 persen dari arah Timur, 22 persen dari arah Barat dan 16 persen dari arah Selatan, dengan rincian sebagai berikut, lalu lintas dari arah Timur merupakan kontribusi lalu lintas arus balik di dua Gerbang Tol (GT) yaitu GT Cikampek Utama untuk pemudik dari arah Tol Cikopo-Palimanan dan GT Kalihurip Utama untuk pemudik dari arah Tol Cipularang-Padaleunyi.

GT Cikampek Utama dengan jumlah 276.989 kendaraan, naik sebesar 245,74 persen dari LHR normal 80.115 kendaraan dan GT Kalihurip Utama, dengan jumlah 167.335 kendaraan, naik sebesar 49,15 persen dari LHR normal 112.190 kendaraan.

"Total lalu lintas arus balik dari arah Timur adalah sebanyak 444.324 kendaraan, atau naik sebesar 131,05% dari LHR normal yakni 192.305 kendaraan," katanya.

Jumlah 444.324 kendaraan tersebut telah memenuhi realisasi 64 persen dari jumlah total kendaraan mudik yang menuju arah Timur sebesar 691.569 kendaraan selama periode H-7 hingga H-1 arus balik Lebaran, sehingga terdapat sekitar 247.245 kendaraan yang masih belum melakukan perjalanan pulang dari arah Timur.

Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang menuju Jakarta dari arah Barat via GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang pada periode yang sama adalah sebesar 159.532 kendaraan. Jumlah ini baru memenuhi realisasi 52 persen dari jumlah total kendaraan mudik yang menuju arah Barat sebesar 308.311 kendaraan selama periode H-7 hingga H-1 arus balik Lebaran.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang menuju Jakarta dari arah Selatan/Lokal via GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi pada periode yang sama adalah sebesar 115.978 kendaraan. Jumlah ini baru memenuhi realisasi 53 persen dari jumlah total kendaraan mudik yang menuju arah Selatan sebesar 216.979 kendaraan selama periode H-7 hingga H-1 arus balik Lebaran 2019.‎



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon