Kubu Prabowo Heran Kesaksian Anas Sangat Ragu-ragu

Jumat, 21 Juni 2019 | 15:25 WIB
FS
WP
Penulis: Fana F Suparman | Editor: WBP
Saksi tim Jokowi-Ma'ruf Anas Nashikin memberikan kesakaian saat sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) presiden dan wakil presiden di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (21/6/2019).
Saksi tim Jokowi-Ma'ruf Anas Nashikin memberikan kesakaian saat sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) presiden dan wakil presiden di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (21/6/2019). (Suara Pembaruan/Ruht Semiono)

Jakarta, Beritasatu.com - Kubu Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno heran dengan penampilan saksi Anas Nashikin yang diajukan kubu Joko Widodo dan Ma'ruf Amin pada persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Jumat (21/6/2019). Pasalnya Anas mengaku sebagai ketua pelaksana dan pemberi materi dalam pelatihan saksi dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Namun kualitas kesaksiannya jauh sekali dari jabatan yang dipegangnya.

"Saksi tadi tidak bisa menjawab dan ragu-ragu, berubah cara menjawabnya. Maka saya ingatkan bukan hanya dipertanggungjawabkan di sini, tapi disaksikan rakyat Indonesia dan Tuhan," kata kuasa hukum Prabowo-Sa‎ndi, Luthfi Yazid.

Luthfi Yazid menyangsikan apa yang disampaikan saksi yang berubah-ubah. Padahal dia jad trainer (pemberi materi) dalam pelatihan saksi. Dengan posisi tersebut, levelnya tinggi sebagai pengurus partai. "Ketika ditanya materi untuk memotivasi, pertanyaan apakah pemateri seorang motivator, maka saya sebut beberapa motivator, tapi dia tidak bisa, apa artinya motivator. Dia tadi enggak paham, maka kami ragukan seorang pemateri dan perwakilan partai," tutur Luthfi Yazid.

Luthfi Yazid berharap saksi tidak memberikan keterangan bohong. Jika itu dilakukan, saksi bisa dikenakan ancaman hukuman berbohong di bawah sumpah. "Ini kan adalah kesaksian yang disumpah atas nama Tuhan. Saya kira kesaksian itu harus dikatakan bahwa itulah yang benar," tutup Luthfi Yazid.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon