Stoner: Cedera Leher dari Assen Masih Terasa
Senin, 25 Juni 2012 | 22:54 WIB
Di Assen Stoner selalu meraih hasil prodium sejak 2007, termasuk juara pada 2008 bersama Ducati.
Untuk terakhir kalinya Casey Stoner akan membalap di Sirkuit Assen yang tahun lalu memberinya cedera leher akibat terjatuh di sesi latihan dan sampai sekarang kadang-kadang masih terasa sakitnya.
Namun hal itu tidak menyurutkan misinya untuk menghentikan laju rivalnya Jorge Lorenzo di puncak klasemen yang telah memenangi empat dari enam balapan yang sudah digelar musim ini.
Di luar cedera yang di dapatnya, Sirkuit Assen cukup bersahabat bagi Stoner. Juara dunia dari tim Repsol Honda itu selalu meraih hasil podium di sana sejak 2007, termasuk juara pada 2008 saat masih membela Ducati.
“Kami mendulang hasil bagus di Assen, tapi juga hasil buruk, jadi semoga di sana akhir pekan ini kami bisa kompetitif dan terhindar dari cedera seperti tahun lalu ketika leherku terluka, yang terus mengikutiku sepanjang musim dan masih menyebabkan masalah sampai sekarang,” ungkap Stoner seperti dilansir Crash.net.
Stoner dan dua pembalap Repsol Honda lainnya Andrea Dovizioso dan Hiroshi Aoyama (saat itu menggantikan Dani Pedrosa yang cedera) semuanya terjatuh di sesi latihan.
Pembalap asal Australia itu menyalahkan ban yang tak bisa cepat panas sebagai penyebabnya.
Namun Stoner mampu bangkit dari insiden itu dan saat balapan bisa finis kedua di belakang pembalap Yamaha Ben Spies.
Musim ini masalah ban juga mengganggu peluang Stoner mempertahankan gelar juara dunia. Motor RC213Vs terus didera masalah getaran dan balapan di Assen nanti adalah kedua kalinya mereka menggunakan ban depan model baru dari Bridgestone yang berlaku wajib buat semua tim.
“Anda akan banyak menggunakan sisi samping ban di Assen dan sayangnya dengan motor kami sekarang ini di situlah letak titik lemahnya, jadi kami perlu bekerja hari Kamis dan Jumat untuk berbenah sebelum kami yakin bisa kompetitif,” kata Stoner yang akan pensiun dari MotoGP akhir musim ini.
Balapan di Assen akan diselenggarakan hari Sabtu (30/6).
Sementara itu Pedrosa merasa tidak ada masalah dengan Assen meskipun absen di sirkuit itu musim lalu.
"Aku tak berada di sana tahun lalu karena cedera, tapi kami kenal baik sirkuit ini," kata pembalap Spanyol itu. "Kami perlu menambah pengalaman menggunakan ban depan yang baru dan kuharap kami bisa membuat kemajuan pekan ini.”
"Di Assen, penting untuk merasa nyaman dengan ban karena ada beberapa tikungan berkarakter kencang. Saya sangat tak sabar dengan balapan ini dan memberikan yang terbaik," kata Pedrosa.
Untuk terakhir kalinya Casey Stoner akan membalap di Sirkuit Assen yang tahun lalu memberinya cedera leher akibat terjatuh di sesi latihan dan sampai sekarang kadang-kadang masih terasa sakitnya.
Namun hal itu tidak menyurutkan misinya untuk menghentikan laju rivalnya Jorge Lorenzo di puncak klasemen yang telah memenangi empat dari enam balapan yang sudah digelar musim ini.
Di luar cedera yang di dapatnya, Sirkuit Assen cukup bersahabat bagi Stoner. Juara dunia dari tim Repsol Honda itu selalu meraih hasil podium di sana sejak 2007, termasuk juara pada 2008 saat masih membela Ducati.
“Kami mendulang hasil bagus di Assen, tapi juga hasil buruk, jadi semoga di sana akhir pekan ini kami bisa kompetitif dan terhindar dari cedera seperti tahun lalu ketika leherku terluka, yang terus mengikutiku sepanjang musim dan masih menyebabkan masalah sampai sekarang,” ungkap Stoner seperti dilansir Crash.net.
Stoner dan dua pembalap Repsol Honda lainnya Andrea Dovizioso dan Hiroshi Aoyama (saat itu menggantikan Dani Pedrosa yang cedera) semuanya terjatuh di sesi latihan.
Pembalap asal Australia itu menyalahkan ban yang tak bisa cepat panas sebagai penyebabnya.
Namun Stoner mampu bangkit dari insiden itu dan saat balapan bisa finis kedua di belakang pembalap Yamaha Ben Spies.
Musim ini masalah ban juga mengganggu peluang Stoner mempertahankan gelar juara dunia. Motor RC213Vs terus didera masalah getaran dan balapan di Assen nanti adalah kedua kalinya mereka menggunakan ban depan model baru dari Bridgestone yang berlaku wajib buat semua tim.
“Anda akan banyak menggunakan sisi samping ban di Assen dan sayangnya dengan motor kami sekarang ini di situlah letak titik lemahnya, jadi kami perlu bekerja hari Kamis dan Jumat untuk berbenah sebelum kami yakin bisa kompetitif,” kata Stoner yang akan pensiun dari MotoGP akhir musim ini.
Balapan di Assen akan diselenggarakan hari Sabtu (30/6).
Sementara itu Pedrosa merasa tidak ada masalah dengan Assen meskipun absen di sirkuit itu musim lalu.
"Aku tak berada di sana tahun lalu karena cedera, tapi kami kenal baik sirkuit ini," kata pembalap Spanyol itu. "Kami perlu menambah pengalaman menggunakan ban depan yang baru dan kuharap kami bisa membuat kemajuan pekan ini.”
"Di Assen, penting untuk merasa nyaman dengan ban karena ada beberapa tikungan berkarakter kencang. Saya sangat tak sabar dengan balapan ini dan memberikan yang terbaik," kata Pedrosa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




