Dua Korban Rusuh Mei Ditembak Orang Tak Dikenal

Jumat, 5 Juli 2019 | 23:01 WIB
AS
SA
Penulis: Ahmad Salman | Editor: SLA
Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo merilis penangkapan legenda Jamaah Islamiah Para Wijayanto yang diyakini merupakan amir atau pimpinan sel teror Jamaah Islamiah (JI) sejak 2007 di Mabes Polri pada hari ini, Senin (1/7/2019).
Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo merilis penangkapan legenda Jamaah Islamiah Para Wijayanto yang diyakini merupakan amir atau pimpinan sel teror Jamaah Islamiah (JI) sejak 2007 di Mabes Polri pada hari ini, Senin (1/7/2019). (Beritasatu.com/Farouk Arnaz)

Jakarta, Beritasatu.com - Polri memastikan dua dari sembilan korban tewas pada aksi 21-22 Mei 2019 mengalami luka tembak. Keduanya, Harun Alrasyid dan Abdul Aziz ditembak orang tak dikenal untuk memicu aksi rusuh meluas.

Demikian penjelasan dikemukakan Karopenmas Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo di Jakarta, Jumat (5/7/2019).

Dari hasil otopsi ditemukan proyektil di kedua tubuh korban. Dedi mengatakan kepolisian sudah memprediksi aksi 21-22 Mei akan rusuh dengan modus martir seperti ini.

"Makanya TNI/Polri nggak pakai senjata tajam," ucap Dedi.

Kini pihak kepolisian masih mengejar pelaku penembakan. "Kita lagi analisa menggunakan face recognation, termasuk dari keterangan saksi," tambah Dedi.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon