PDIP tidak Ingin Anggotanya Seperti Zombi
Selasa, 26 Juni 2012 | 14:09 WIB
Kader PDIP harus selalu berpikir, bekerja, dan bertindak sesuai Pancasila.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melantik 28 personel baru dalam kepengurusan partainya di bidang pemuda dan olahraga.
Pelantikan itu dilaksanakan di Kantor DPP PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, hari ini. Dalam acara itu sekaligus digelar pelantikan DPP Taruna Merah Putih (TMP), organisasi kepemudaan PDIP.
Di antara yang dilantik itu adalah artis dan presenter Nico Siahaan, pengusaha Wisnu Sakti Dewobroto, pengacara Maria Magdalena, anggota DPD Awang Ferdian Hidayat, manajer Tim Futsal Indonesia Basar Simanjuntak, dan aktivis persilatan Jonan Alfa Musela.
Sementara untuk DPP TMP, Megawati melantik jajaran yang dipimpin Ketua Umum Maruarar Sirait, dengan Wakil Ketua Umum Restu Hapsari, Sekjen Rieke Diah Pitaloka, dan Bendahara Agung Rei Wirajaya.
Dalam pidatonya, Megawati mengingatkan para kader partainya untuk selalu berpikir, bekerja, dan bertindak sesuai ideologi partai, yakni Pancasila 1 Juni 1945.
Megawati mengakui saat ini banyak pihak yang skeptis dengan perlunya ideologi. Padahal, ideologi adalah sebuah tata cara dalam mencapai cita-cita dan tujuan hidup.
"Bagi saya, bila seorang manusia tak punya cita-cita dan tujuan hidup, akhirnya hidupnya ngalor ngidul, jadi manusia oportunis, hanya pergi ke tempat yang enak saja. Itu terwujud dalam model orang pindah partai, karena dia tak tahu apa tujuan hidupnya," kata Megawati.
Dengan ideologi itu, kata Megawati, maka para kader PDIP takkan hanya berpikir pindah partai, menggunakan partai sebagai alat agar jadi pejabat, mengeruk uang dengan korupsi.
"Kita harus bisa meresapi hal itu. Kalau tak bisa, kita akan menjadi zombie (mayat hidup) saja. Dia bergerak tapi tidak punya jiwa dan roh. Apakah kita ini hanya mau mendompleng semata, menjadi penjilat saja? Banyak loh yang seperti itu sekarang, dan masih muda-muda lagi," tutur Megawati.
Ketua Umum TMP Maruarar Sirait menyatakan, perintah Megawati tersebut sudah dilaksanakan dalam proses perekrutan kader muda PDIP. Untuk memastikan kader yang direkrut bukanlah kutu loncat, dia mengatakan, diadakan psikotes terhadap semua calon.
Lewat psikotes itu, kata dia, akan menghindarkan mereka dari rekrut seseorang dengan sikap fundamentalisme dan tidak setuju prinsip Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.
"Kami menegaskan siapa kader yang sejati dan yang gadungan. Kami juga mencari yang tidak suka pindah partai karena tak puas keadaan. Loyalitas dan kesetiaan kami uji. Kita siapkan seperti gladiator, yang siap untuk pertarungan," tegas Maruarar.
Dalam waktu dekat, Maruarar menyatakan, pihaknya akan melaksanakan kaderisasi pemuda nasional, dengan mengundang kader partai dari seluruh Indonesia untuk diajarkan ideologi dan manajemen organisasi.
Selain itu, TMP juga akan melaksanakan kejuaraan sepakbola tingkat nasional Piala Megawati Soekarnoputri. "Kami sudah membentuk kepengurusan di 16 provinsi. Saya berjanji tahun depan akan terbentuk di 33 provinsi," tutur putra politisi senior Sabam Sirait itu.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melantik 28 personel baru dalam kepengurusan partainya di bidang pemuda dan olahraga.
Pelantikan itu dilaksanakan di Kantor DPP PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, hari ini. Dalam acara itu sekaligus digelar pelantikan DPP Taruna Merah Putih (TMP), organisasi kepemudaan PDIP.
Di antara yang dilantik itu adalah artis dan presenter Nico Siahaan, pengusaha Wisnu Sakti Dewobroto, pengacara Maria Magdalena, anggota DPD Awang Ferdian Hidayat, manajer Tim Futsal Indonesia Basar Simanjuntak, dan aktivis persilatan Jonan Alfa Musela.
Sementara untuk DPP TMP, Megawati melantik jajaran yang dipimpin Ketua Umum Maruarar Sirait, dengan Wakil Ketua Umum Restu Hapsari, Sekjen Rieke Diah Pitaloka, dan Bendahara Agung Rei Wirajaya.
Dalam pidatonya, Megawati mengingatkan para kader partainya untuk selalu berpikir, bekerja, dan bertindak sesuai ideologi partai, yakni Pancasila 1 Juni 1945.
Megawati mengakui saat ini banyak pihak yang skeptis dengan perlunya ideologi. Padahal, ideologi adalah sebuah tata cara dalam mencapai cita-cita dan tujuan hidup.
"Bagi saya, bila seorang manusia tak punya cita-cita dan tujuan hidup, akhirnya hidupnya ngalor ngidul, jadi manusia oportunis, hanya pergi ke tempat yang enak saja. Itu terwujud dalam model orang pindah partai, karena dia tak tahu apa tujuan hidupnya," kata Megawati.
Dengan ideologi itu, kata Megawati, maka para kader PDIP takkan hanya berpikir pindah partai, menggunakan partai sebagai alat agar jadi pejabat, mengeruk uang dengan korupsi.
"Kita harus bisa meresapi hal itu. Kalau tak bisa, kita akan menjadi zombie (mayat hidup) saja. Dia bergerak tapi tidak punya jiwa dan roh. Apakah kita ini hanya mau mendompleng semata, menjadi penjilat saja? Banyak loh yang seperti itu sekarang, dan masih muda-muda lagi," tutur Megawati.
Ketua Umum TMP Maruarar Sirait menyatakan, perintah Megawati tersebut sudah dilaksanakan dalam proses perekrutan kader muda PDIP. Untuk memastikan kader yang direkrut bukanlah kutu loncat, dia mengatakan, diadakan psikotes terhadap semua calon.
Lewat psikotes itu, kata dia, akan menghindarkan mereka dari rekrut seseorang dengan sikap fundamentalisme dan tidak setuju prinsip Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.
"Kami menegaskan siapa kader yang sejati dan yang gadungan. Kami juga mencari yang tidak suka pindah partai karena tak puas keadaan. Loyalitas dan kesetiaan kami uji. Kita siapkan seperti gladiator, yang siap untuk pertarungan," tegas Maruarar.
Dalam waktu dekat, Maruarar menyatakan, pihaknya akan melaksanakan kaderisasi pemuda nasional, dengan mengundang kader partai dari seluruh Indonesia untuk diajarkan ideologi dan manajemen organisasi.
Selain itu, TMP juga akan melaksanakan kejuaraan sepakbola tingkat nasional Piala Megawati Soekarnoputri. "Kami sudah membentuk kepengurusan di 16 provinsi. Saya berjanji tahun depan akan terbentuk di 33 provinsi," tutur putra politisi senior Sabam Sirait itu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




