Tak Mau Lapor Harta Kekayaan, Komisaris PTPN V Mundur

Selasa, 26 Juni 2012 | 16:39 WIB
AH
B
Penulis: Antara/ Ayyi Achmad Hidayah | Editor: B1
Ilustrasi perkebunan kelapa sawit. FOTO: ANTARA
Ilustrasi perkebunan kelapa sawit. FOTO: ANTARA
Namanya Pak Maruli Gultom. Beliau mengundurkan diri karena tidak bersedia menyerahkan LHKPN

Sekretaris Perusahaan PT Perkebunan Nusantara V Persero Romadka Purba mengungkapkan Komisaris Utama PTPN V Maruli Gultom telah mengundurkan diri.

Pengunduran diri ini dikarenakan yang bersangkutan tidak menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kata Romadka di Jakarta, Selasa.

"Namanya Pak Maruli Gultom. Beliau mengundurkan diri karena tidak bersedia menyerahkan LHKPN. Itu yang saya tahu dari media," ujar Romadka ketika dihubungi.

Menurut dia, pihak manajemen baru mendengar putusan dari Kementerian BUMN setelah membaca berita dari media. Namun, ia tidak mengetahui kapan surat pengunduran diri Maruli Gultom dilayangkan kepada Kementerian BUMN.

"Saya juga baru baca di media kalau Pak Dahlan sudah resmi memberhentikan Pak Maruli," katanya.

Selain tidak menyerahkan LHKPN, Romadka mengakui tidak mengetahui alasan lain pengunduran diri Maruli Gultom.

Kendati demikian, ia menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah untuk mencarikan pengganti komisaris utama PTPN V yang mengundurkan diri itu.

Maruli Gultom lahir di Sipirok, Sumatera Utara, pada 1947. Ia lulusan Sarjana Teknik Mesin Universitas Kristen Indonesia. Maruli juga pernah menjabat sebagai presiden direktur PT Astra Agro Lestari Tbk untuk periode 2000-2007.

Sejak September 2008 hingga saat ini, mantan komisaris utama PT Astra Graphia Tbk ini menjabat sebagai komisaris utama PTPN V. Saat ini, Maruli juga menjabat sebagai Rektor Universitas Kristen Indonesia.

Sebelumnya, Dahlan Iskan mengungkapkan pada Selasa ini bahwa pihaknya sudah menyetujui pengunduran diri komisaris PTPN V Persero. Ia mengakui pengunduran diri komisaris PTPN V itu karena tidak menyerahkan LHKPN.


Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon