Pemutaran Lagu di Lampu Merah, Wali Kota Depok: Bukan untuk Joget-joget

Selasa, 23 Juli 2019 | 10:33 WIB
B
IC
Penulis: BeritaSatu | Editor: CAH
Wali Kota Depok Mohammad Idris
Wali Kota Depok Mohammad Idris (Antara)

Depok, Beritasatu.com - Wali Kota Depok Mohammad Idris menegaskan bahwa rencana pemutaran lagu di lampu merah (traffic light) di Perempatan Ramanda bukan berupa lagu-lagu seperti biasa namun adalah imbauan untuk tertib berlalu lintas.

Diungkap Idris, lagu tersebut diaransemen oleh seniman Koko Thole yang merupakan warga Depok yang tinggal di Kecamatan Sukmajaya. Lagu berjudul "Hati-hati" tersebut berisikan imbauan tertib berlalu lintas yang dinyanyikan sendiri oleh Idris.

"Jadi yang diputar di traffic light itu bukan lagu-lagu yang sampai bisa buat orang joget-joget. Tapi lagu berisi imbauan tertib berlalu lintas. Rekamannya sudah selesai. Mas Koko Thole yang menciptakan lagunya," ujar Idris di Balai Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (23/7/2019).

Lebih lanjut dikatakan Idris, pemutaran lagu "Hati-hati" akan resmi dirilis pada akhir Agustus. Dinas Perhubungan akan melakukan uji coba pemasangan lagu di traffic light perempatan Ramanda.

"Wajar ada yang suka dan nggak suka. Nanti kalau banyak warga yang nggak suka ya dicabut saja. Ini membuat lagu dan rekamannya tidak pakai APBD. Semua sifatnya ketulusan. Boleh dikroscek ke Mas Koko Thole apakah beliau dibayar atau tidak. Begitu pula dengan peralatannya. Kami pakai yang sudah ada," tutur Idris.

Wali kota memaparkan, pemasangan lagu tertib berlalu lintas di traffic light ini merupakan bagian dari penyempurnaan penertiban lalu lintas di Kota Depok. Tujuannya pun bukan untuk mengurangi stres karena jalanan yang macet, tetapi semata untuk pengingat agar tertib berlalu lintas.

Idris menjelaskan bahwa Pemkot Depok terus berupaya memecah kemacetan di Depok. Seperti misalnya melakukan surveiy kinerja jaringan jalan dimana diketahui bahwa ketika akhir pekan Jalan Dewi Sartika sudah tidak stabil.

Oleh karena itu diperlukan solusi untuk memecahkan kemacetan di ruas jalan yang dilintasi palang pintu kereta api ini. Cara yang sudah disepakati dengan Pemprov Jabar adalah dengan membangun underpass yang akan dimulai pengerjaan fisiknya pada tahun 2020.

Edukasi Masyarakat

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dadang Wihana menuturkan, pesan Tertib Lalu Lintas (Tiblantas) yang akan diuji coba Agustus mendatang adalah sebagian kecil dari konsep Joyful Traffic Management (JoTram). Menurut Dadang, tujuan pesan Tiblantas melalui lagu bukan untuk mengusir stres pengendara di jalan, melainkan untuk mengedukasi masyarakat agar disiplin mematuhi rambu demi keselamatan di jalan raya.

"Ada kekeliruan persepsi di masyarakat. Pesan Tiblantas bukan pemutaran musik di sepanjang waktu atau sepanjang hari di traffic light. Saat ini di beberapa kota besar traffic light dilengkapi dengan beragam bunyi. Di Depok rencananya bunyi-bunyian itu dengan lagu Tiblantas dan pesan Tiblantas dengan durasi 45- 60 detik dengan memperhatikan aspek keselamatan," tutur Dadang.

Diungkap Dadang, pemutaran pesan Tiblantas dalam bentuk lagu-lagu adalah sebagai imbauan agar pengendara tertib berlalu lintas. Kegunaannya, kata Dadang, bagi penyeberang jalan menjadi penanda berawal dan berakhirnya lampu merah sehingga tetap waspada. Sedangkan bagi pengendara sebagai ajakan untuk tertib di jalan, sehingga memberi kenyamanan bagi pengendara yang lain.

"Alat yang digunakan juga adalah optimalisasi peralatan yang sudah ada di traffic light yang sudah dilengkapi dengan CCTV dan terkoneksi dengan Area Traffic Control System (ATCS) di kantor Dishub dan DeCor di Balai Kota," ujar Dadang.

Selain itu, dilakukan juga pemberdayaan musisi jalanan bekerja sama dengan komunitas seni yang diberikan area khusus di Terminal Depok untuk tampil. Hal ini bertujuan agar ruang-ruang publik bisa memberi manfaat untuk warga dengan tanpa melanggar aturan.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon