Pemuda Muhammadiyah Dorong Pendekatan Persuasif Atasi Kerusuhan Papua

Rabu, 21 Agustus 2019 | 13:49 WIB
RW
JS
Penulis: Robertus Wardi | Editor: JAS
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Sunanto (tengah).
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Sunanto (tengah). (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemuda Muhammadiyah mendukung aparat keamanan untuk bersikap tegas dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif di Papua. Namun Pemuda Muhammadiyah mendorong agar aparat keamanan berlaku persuasif dengan tetap mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan yang ada.

"Kami sangat menyesalkan munculnya tindakan rasisme, intoleransi, dan perlakuan diskriminasi yang diduga terjadi terhadap mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang," kata Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto alias Cak Nanto di Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Ia menjelaskan masyarakat Papua dan Papua Barat adalah bagian tak terpisahkan dari Republik Indonesia. Sikap, ucapan, tindakan, dan pemikiran apa pun yang meminggirkan dan melecehkan setiap entitas bangsa, termasuk Papua dan Papua Barat adalah tindakan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan tekad Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menyadari dan saling menghargai satu sama lain sekaligus menguatkan Bhinneka Tunggal Ika. Bagi Pemuda Muhammadiyah, NKRI dan simbol-simbol negara seperti bendera merah putih dan Garuda Pancasila, wajib untuk dihormati karena itu penguat kita warga bangsa Indonesia," tutur Cak Nanto.

Dia memerintahkan seluruh Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) di berbagai daerah untuk berkoordinasi dan bekerja sama dengan pihak keamanan dan tokoh Papua setempat untuk menjaga Asrama Papua di manapun berada guna menciptakan suasana yang damai. Kokam diminta terlibat aktif bersama organ atau elemen lain dalam rangka menjaga ketenteraman dan kerukunan masyarakat setempat.

"Pemuda Muhammadiyah bersama Papua karena Papua adalah Kita dan Indonesia adalah Papua. Bersama-sama Pemuda Muhammadiyah mengajak semua pihak untuk menguatkan anyaman kebangsaan. Pemuda Muhammadiyah mengajak semua pihak untuk selalu waspada terhadap potensi adanya upaya memecah belah persatuan Indonesia, dan hukum harus ditegakkan," tutup Cak Nanto.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon