Petani Jagung di Tanah Karo Terima Benih Pengganti

Jumat, 30 Agustus 2019 | 20:12 WIB
AS
FH
Penulis: Arnold H Sianturi | Editor: FER
PT BISI serahkan bantuan bibit jagung ke petani di Tanah Karo, Jumat (30/8/2019).
PT BISI serahkan bantuan bibit jagung ke petani di Tanah Karo, Jumat (30/8/2019). (Beritasatu Photo/Arnold Sianturi)

Karo, Beritasatu.com - PT BISI Internasional Tbk akhirnya mengganti benih jagung busuk dan berkutu yang menjadi keluhan kalangan petani jagung di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara (Sumut).

"Sebelumnya, ada sebanyak 76.164 kilogram (kg) benih jagung varietas Bisi 18 yang rusak, sudah diganti menjadi 109.185 kg," ujar Deputy Manager PT Bisi International Tbk Area Sumut, Zuan Ari Siagian, Jumat (30/8/2019).

Penyerahan bantuan bibit pengganti oleh PT BISI ke petani disaksikan Kepala Dinas Pertanian Tanah Karo, Metehsa Karokaro Purba dan Kepala Seksi Perbenihan Bidang Tanaman Pangan Dinas TPH Provsu, Unedo Koko Nababan, dan petani penerima bantuan juga hadir.

Zuan Ari Siagian menyampaikan, penyerahan bantuan secara simbolis benih jagung Bisi 18 pengganti untuk dua kecamatan, yakni Kecamatan Mardinding dan Lau Baleng. Empat kecamatan lainnya, yakni Kuta Buluh, Munthe, Juhar dan Barus Jahe.

"Pada kesempatan ini, saya memohon maaf atas terjadinya insiden tidak diinginkan itu. Kita mendorong supaya segera mempercepat proses penggantian benih jagung yang rusak tersebut," kata Zuan Ari Siagian.

Kepala Seksi Perbenihan Bidang Tanaman Pangan Dinas TPH Provinsi Sumut, Unedo Koko Nababan, menyampaikan, PT BISI merupakan penyedia benih jagung bantuan pemerintah.

"Kita melihat bahwa selama ini tingkat keberhasilan bantuan benih jagung di Tanah Karo ini sangat tinggi, sehingga setiap tahun jumlah bantuan akan semakin ditingkatkan," jelasnya.

Kepala Dinas Pertanian Tanah Karo, Metehsa Karokaro Purba, yang turut hadir pada kesempatan itu mengharapkan, petani jagung di Tanah Karo bisa memanfaatkan bantuan benih jagung dengan sebaik-baiknya.

"Tanah Karo sudah menjadi salah satu sentra penanaman jagung di wilayah Sumatera Utara. Tetap pertahankan predikat itu," tandas Metehsa.

Sebelumnya, sejumlah petani jagung di Desa Lau Garut Kecamatan Mardinding, Tanah Karo memprotes benih bantuan pemerintah yang tidak layak pakai tersebut.

Menurut Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Sumut, M Juwaeni, varietas Bisi 18 merupakan pengadaan benih bantuan pusat yang pendistribusiannya dilakukan pihaknya bersama Dinas Pertanian Tanah Karo.

"Bantuan ini khusus untuk program tanaman monokultur dalam upaya peningkatan produksi upaya khusus padi, jagung, kedelai (Upsus Pajale, red) yang merupakan lanjutan program Kementerian Pertanian di tahun 2019," kata Juwaeni.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon