Pawai Sarungan Nusantara Wujud Kebinekaan Bangsa
Minggu, 8 September 2019 | 22:34 WIB
Tangerang, Beritasatu.com - Ribuan peserta mengikuti kegiatan Pawai Sarungan Nusantara yang diselenggarakan sebagai rangkaian Festival Al Azhom ke-8 2019 di Kota Tangerang, Banteng, Minggu (8/9/2019). Berbeda dengan tahun sebelumnya, kegiatan yang dimulai di Masjid Al Azhom, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, itu seluruh peserta mengenakan pakaian yang mencirikan daerah dari seluruh provinsi di Indonesia.
Dalam sambutannya Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah menyampaikan bahwa jalan sehat menggunakan sarung dan baju adat sebagai sarana untuk memperkenalkan budaya Nusantara kepada masyarakat dan memperkuat ikatan warga Kota Tangerang yang beragam.
Arief yang saat itu mengenakan pakaian adat Bugis menjelaskan, kegiatan jalan sehat sarungan tersebut merupakan inisiasi dari BKPMRI Kota Tangerang yang rutin dilakukan setiap tahun. Pawai Sarungan Nusantara juga untuk menujukkan bahwa Indonesia kaya akan khasanah budaya. Kebinekaan sebagai modal menjaga semangat persatuan dan, kesatuan yang harus menjadi budaya masyarakat Kota Tangerang.
Arief berharap, dengan kegiatan tersebut seluruh elemen masyarakat dapat memperkuat tali persaudaraan baik berbangsa maupun bernegara. "Mudah-mudahan kebudayaan yang menjadi kekayaan kita yang menjadi kebanggaan Kota Tangerang dan Indonesia dapat kita jaga dan lestarikan," ujarnya.
Dikatakan, dengan kekayaan budaya itu, seluruh rakyat Indonesia, khususnya Kota Tangerang, harus tetap bisa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam acara itu, Arief didampingi oleh Wakil Wali Kota Tangerangn Sachrudin beserta sejumlah kepala OPD Pemkot Tangerang.
Pawai Sarungan Nusantara yang melewati rute Jembatan Kaca Gerendeng ini juga melibatkan peserta Musabaqah Tillawatil Qur'an (MTQ) Antara Bangsa yang diikuti sebanyak 6 negara serta hadirnya Presiden Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Tan Sri HJ Mohd Ali Bin Mohd Rustam dan Ketua Umum BKPRMI Said Aldi Al Idrus.
Presiden Dunia Melayu dan dunia Islam Sri Tan H M Ali Rustam mengungkapkan, kegiatan Pawai Sarungan Nusantara sangat baik untuk melestarikan kebudayaan Indonesia. Dia berharap, kegaitan tersebut rutin dilakukan setiap tahun.
"Ini patut diadakan setahun sekali sehingga budaya dapat dipertahankan dan tidak punah," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




