Penjaringan Balon Gubernur Bengkulu Akan Dimulai Awal Oktober

Rabu, 18 September 2019 | 18:40 WIB
U
JS
Penulis: Usmin | Editor: JAS
ilustrasi pilkada
ilustrasi pilkada (berita satu)

Bengkulu, Beritasatu.com - Parpol di Bengkulu mulai menjaring bakal calon (balon) gubernur yang akan diusung di Pilgub 2020 pada Oktober mendatang. Hal ini dilakukan sesuai dengan instruksi dari DPP masing-masing.

"Golkar baru akan buka penjaringan balon gubernur Bengkulu, pada awal Oktober mendatang. Sekarang kita masih mempersiapkan untuk membentuk tim penjaring balon gubernur yang akan kita usung di Pilkada 2020 mendatang," kata Sekretaris DPD Golkar Bengkulu, Samsu Amanah, di Bengkulu, Rabu (18/9/2019).

Ia mengatakan, kader Golkar yang dipastikan akan maju di Pilgub Bengkulu adalah Rohidin Mersyah yang juga Ketua DPD Provinsi Bengkulu dan sekaligus Gubernur Bengkulu.

Sedangkan kader Golkar lain belum ada yang muncul untuk ikut bertarung di Pilgub Bengkulu selain Rohidin Mersyah. Ketua DPD Golkar Bengkulu ini berpotensi besar untuk memenangkan Pilgub tahun depan.

Pasalnya, dukungan dari masyarakat terhadap Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah untuk maju di Pilgub 2020 sangat kuat. Dukungan tersebut disampaikan masyarakat setiap kali Gubernur Rohidin Mersyah turun ke daerah-daerah.

"Kita tidak ragu lagi untuk mengusung Rohidin Mersyah sebagai calon petahana di Piligub Bengkulu 2020 mendatang, karena masyarakat dari berbagai daerah minta agar Pak Rohidin maju lagi Pilkada tahun depan," ujarnya.

Selain Rohidin Mersyah yang dipastikan maju di Pilgub Bengkulu 2020 ada beberapa calon lain yang memiliki kans untuk memenangkan Pilkada tahun depan. Kandidat tersebut adalah mantan Gubernur Bengkulu, Agusrin Maryono Najamudin, Ketua DPD Gerindra Bengkulu, Susi Marleny Bachsin, dan Bupati Bengkulu Tengah, Ferry Ramli, dan Bupati Lebong, Rosjonsyah.

Tim balon gubernur Agusrin Maryono Najamudin di lapis bawah sudah bergerak membangun jaringan untuk pemenangan tokoh muda Bengkulu ini. Cagub Agusrin diperkirakan akan maju melalui jalur parpol, di antaranya PDIP, Demokrat, PKS, dan partai lainnya.

Rumor Agusrin akan diusung PDIP di Pilgub Bengkulu, sudah santer terdengar meski belum ada satupun parpol di daerah ini yang membuka penjaringan cagub. Namun, nama Agusrin sudah menjadi pembicaraan masyarakat untuk maju kembali di Pilgub tahun depan.

Masyarakat Bengkulu sangat merindukan sosok pemimpin seperti Agusrin. Sebab, Agusrin selain dekat dengan rakyat dia juga menciptakan berbagai terobosan pembangunan di Provinsi Bengkulu.

"Salah satu terobosan Agusrin ketika menjadi Gubernur Bengkulu di era 2005 adalah menyulap Pantai Panjang dari kawasan kumuh menjadi kawasan objek wisata andalan bagi Bengkulu. Akibatnya, berbagai usaha masyarakat di sekitar Pantai Panjang tumbuh dan berkembang," kata Hasan (36), salah seorang warga Bengkulu.

Agusrin juga dikenal dengan dekat petani. Pada era Agusrin menjadi Gubernur Bengkulu, ada belasan ribu traktor tangan dibagikan cuma-cuma kepada para petani di 10 kabupaten dan kota.

Akibatnya, pendapatan petani meningkat signifikan dari sebelumnya. Pasalnya, dengan ada bantuan traktor tangan selain petani bisa panen dua kali setahun juga biaya menggarap sawah lebih murah dan waktunya singkat dibanding sebelumnya menggunakan sapi dan kerbau.

Karena itu, petani mengharapkan Agusrin kembali mencalonkan di Pilgub Bengkulu. "Kami merindukan Bengkulu kembali dipimpin Pak Agusrin. Kami petani sangat merasakan dampak positif dari gerbarakan Gubernur Agusrin," ujarnya.

Sedangkan dua tokoh lainnya Susi Marleny Bachsin dan Ferry Ramli yang sama-sama ketua partai juga berpotensi untuk memenangkan Pilgub 2020 mendatang. Kedua tokoh muda ini juga dikenal masyarakat Bengkulu.

Sekretaris DPD Gerindra Bengkulu, Suharto mengatakan, pihaknya tetap mengutamakan kader untuk diusung di Pilgub Bengkulu, salah satunya Susi Marleny Bachsin yang kemungkinan akan pasangan dengan cawagub kader PAN, Kopli Ansori.

"Yang jelas, siapa yang akan kami usung di Pilgub 2020, akan kita lihat dulu hasil penjaringhan cagub yang akan dilaksanakan pada awal Oktober mendatang. Kita tetap mengutamakan kader yang memiliki potensi kemenangan di Pilgub," ujarnya.

Namun, Gerindra untuk mengusung satu paslon cagub dan cawagub harus berkoalisi dengan parpol lain, karena Gerindra hanya memiliki 6 kursi di DPRD Provinsi Bengkulu. Sedangkan syarat parpol bisa mengusung satu paslon di Pilgub 2020 harus memiliki sembilan kursi di DPRD.

Dengan demikian, Gerindra di Pilgub Bengkulu, akan berkoalisasi dengan parlon lainnya yang memiliki visi dan misi sama. "Kita sudah membangun komunikasi dengan beberapa parpol guna berkoalisi di Pilgub 2020," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Sekretaris DPD Nasdem Bengkulu, Erna Sari Dewi. Ia mengatakan, Nasdem akan mengusung Bupati Bengkulu Tengah, Ferry Ramli di Pilgub 2020. Pasalnya, Ketua DPD Nasdem Provinsi Bengkulu, ini sangat serius untuk maju di Pilkada 2020.

"Untuk saat ini, Nasdem dipastikan akan mengusung Bupati Bengkulu Tengah, Ferry Ramli di Pilgub 2020 mendatang. Pak Ferry akan mendaftar dan mengambil formulir di Nasdem jika penjaringan cagub sudah kita buka," ujarnya.

Erna menambahkan, kans Feri Ramli untuk memenangkan Pilgub 2020 cukup kuat, karena mendapat dukungan kuat dari berbagai elemen masyarakat Bengkulu. Sebab, Ketua DPD Nasdem Bengkulu ini, sudah dua kali menjabat Bupati Bengkulu Tengah.

Selama Feri Ramli memimpin Bengkulu Tengah dua priode, cukup banyak kemjauan yang dicapai kabupaten pemekaran Bengkulu Utara tersebut. Prestasi yang diraih Feri Ramli dalam membangun Bengkulu Tengah, akan menjadi dasar masyarakat memilihnya di Pilkada tahun depan.

Demikian pula kandidat Rosjonsyah yang kini menjabat Bupati Lebong yang kedua periode juga memiliki peluang besar untuk merebut kuris BD 1 Bengkulu pada Pilgub September 2020 mendatang.

Rosjonsyah sangat dikenal di masyarakat Bengkulu, khususnya di kalangan etnis Rejang. "Masyarakat Rejang mendukung Bupati Lebong bertarung di Pilgub 2020. Ketua DPC PDIP Lebong ini dinilai berhasil membangun Lebong selama hampir 10 tahun dan berbagai prestasi dalam bidang pembangunan fisik dan nonfisik berhasik ditorehkan kabupaten pemekaran dari Rejang Lebong, selama dipimpin Rosjonsyah," ujarnya Herman, masyarakat setempat.

Prestasi yang diraih Rosjonsyah selama mimpin Lebong 10 tahun terakhir akan menjadi modal utama dalam mendapat dukungan dari masyarakat pada Pilgub tahun depan.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon