Kalsel Tuan Rumah Pekan Kerja Nyata Gerakan Revolusi Mental

Kamis, 19 September 2019 | 10:55 WIB
CP
WP
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: WBP
Tjahjo Kumolo.
Tjahjo Kumolo. (Antara)

Banjarbaru, Beritasatu.com – Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi tuan rumah Pekan Kerja Nyata Gerakan Revolusi Mental. Kegiatan ini dibuka Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Kalsel, Kamis (19/9/2019). Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan) Syafruddin juga dijadwalkan menghadiri acara.

Berdasarkan agenda acara dari Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), kegiatan dimulai pukul 15.30 Wita, diawali penampilan Suhu Band, pemain biola cilik Felicia, dan pembacaan ayat suci Alquran. Berikutnya, menyanyikan Lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Revolusi Mental, dan Mars Bergerak. Tarian nusantara juga ditampilkan dalam pembukaan. Gubernur Kalsel Sahbirin Noor bakal menyampaikan sambutan sekaligus ucapan selamat datang.

Selanjutnya, ada penyerahan penghargaan Gerakan Indonesia Bersatu untuk tiga provinsi dan tiga kabupaten/kota. Mendagri dijadwalkan memberikan pengarahan sekaligus membuka acara secara resmi pukul 16.50 Wita.

Selepas itu, tamu undangan akan menyaksikan senam massal Zapin Banjar, diikuti pemotongan pita pameran. Gubernur Kalsel menjamu para tamu di rumah dinas gubernur, Banjarmasin pukul 19.00 Wita.

Untuk diketahui, gerakan revolusi mental merupakan Instruksi Presiden Nomor 12/2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental. Seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah diinstruksikan untuk melakukan gerakan revolusi mental secara masif.

Terdapat lima program yaitu Indonesia melayani, Indonesia tertib, Indonesia mandiri, Indonesia bersatu, dan Indonesia bersih. Kegiatan Pekan Kerja Nyata Revolusi akan berlangsung hingga Sabtu (21/9/2019).

Tjahjo pernah menyatakan bahwa program-program revolusi mental harus menjadi gerakan sosial masyarakat Indonesia. "Gerakan itu berisi proses perubahan pola pikir, pola sikap, dan pola perilaku masyarakat," demikian Tjahjo Kumolo.

Lebih lanjut dikatakan Tjahjo, Pancasila ialah landasan utama revolusi mental. "Revolusi mental itu berasal dan berakhir pada nilai-nilai Pancasila. Bagaimana nilai-nilai itu dapat menjadi pedoman perilaku masyarakat," imbuh Tjahjo Kumolo.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon