Awal Oktober, Golkar Buka Penjaringan Cagub Bengkulu
Kamis, 19 September 2019 | 15:00 WIB
Bengkulu, Beritasatu.com - Partai Golkar membuka penjaringan cagub dan cawagub Bengkulu yang akan diusung di Pilgub 2020 pada awal Oktober mendatang. Hal ini sesuai dengan petunjuk dan instruksi dari DPP Golkar.
"Awal Oktober kita akan membuka penjaringan cagub dan cawagub yang akan kita dukung di Pilkada 2020 mendatang. Penjaringan cagub dan cawagub Bengkulu, kita lakukan terbuka baik untuk kader maupun nonkader," kata Sekretaris DPD Golkar Provinsi Bengkulu, Samsu Amanah, di Bengkulu, Kamis (19/9/2019).
Ia mengatakan, dalam penjaringan cagub dan cawagub Bengkulu, Partai Golkar akan memprioritaskan kader untuk diusung di Pilgub 2020 mendatang. Sebab, kader Golkar di Bengkulu, cukup banyak yang layak diusung menjadi balon gubernur di Pilkada serentak 2020.
Salah satu kader Golkar terbaik yang juga Ketua DPD Golkar Bengkulu, Rohidin Mersyah sangat layak dan pantas untuk diusung menjadi cagub di Pilgub Bengkulu, tahun 2020 mendatang.
Rohidin Mersyah yang kini masih menjabat sebagai Gubernur Bengkulu menggantikan Ridwan Mukti, masih diinginkan masyarakat untuk maju kembali di Pilkada tahun depan.
"Masyarakat Bengkulu mengharapkan Pak Rohidin Mersyah maju kembali di Pilgub 2020, sehingga Golkar dipastikan akan mengusung calon petahana di Pilkada serentak tahun depan," ujarnya.
Meskipun Golkar hampir dipastikan akan mengusung Rohindin Mersyah di Pilgub 2020, tapi Golkat tetap membuka penjaringan cagub dan cawagub yang akan diusung di Pilkada tahun depan. Hal ini dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada kader dan nonkader untuk bertarung dalam memperebutkan kursi Golkar.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Bengkulu, Herliardo mengatakan, pihaknya baru akan membuka penjaringan balon cagub dan cawagub daerah ini yang akan diusung di Pilgub tahun pada awal Oktober mendatang.
"Sesuai petunjuk DPP kita baru membuka penjaringan balon cagub dan cawagub pada awal Oktober nanti. Sedangkan untuk penjaringan cabup dan cawabup sudah dilaksanakan PKB pada pertengahan September lalu," ujarnya.
DPW PKB Bengkulu, dalam melakukan penjaringan balon cagub dan cawagub Bengkulu, akan dilaksanakan terbuka untuk umum, sehingga kader dan nonkader PKB bisa ikut mendaftar dipenjaringan tersebut.
"Siapa saja boleh mendaftar di PKB untuk mengikuti seleksi dan penjaringan balon gubernur dan wakil gubernur yang akan kita usung di Pilkada serentak 2020 mendatang. Peserta terbaik akan kota usung menjadi cagub dan cawagub di Pilgub tahun depan," ujarnya.
Meski demikian, PKB tetap memprioritaskan kader untuk diusung sebagai cagub dan cawagub di Pilgub 2020. Namun, jika tidak ada kader yang akan maju di Pilgub, maka PKB akan mengusung calon dari luar partai.
Dalam mengusung cagub dan cawagub di Pilgub 2020, DPW PKB Bengkulu dipastikan akan berkoalisi dengan partai lain, karena PKB hanya memiliki 4 kursi di DPRD provinsi setempat. Sedangkan syarat bisa mengusung satu paslon cagub danb cawagub minimal memiliki 9 kursi di DPRD Bengkulu.
Dengan demikian, PKB membutuhkan tambahan 5 kursi lagi agar bisa mengusung satu paslon cagub dan cawagub di Pilgub 2020 mendatang. Untuk mendapatkan tambahan kursi tersebut, PKB akan melakukan koalisi dengan parpol lain.
Sejauh ini, kata Herliardo pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan berapa parpol untuk membangun koalisi di Pilgub Bengkulu 2020 mendatang. "Ada sejumlah parpol sudah kita komunikasikan untuk berkoalisi di Pilgub 2020. Kita harapkan komunikasi yang kita lakukan berhasil," ujarnya.
Hal senada diungkapkan Ketua DPD Demokrat Bengkulu, Edison Simbolon. Ia mengatakan, partainya mulai membuka penjaringan calon cagub dan cawagub pada awal Oktober mendatang sesuai arahan dari DPP.
"Sekarang kita masih mempersiapkan untuk membentuk tim seleksi penjaringan cagub dan cawagub Bengkulu, yang akan kita buka pada awal Oktober mendatang. DPD Demokrat Bengkulu, akan melakukan penjaringan cagub dan caagub secara terbuka agar kader dan nonkader bisa ikut penjaringan tersebut," ujarnya.
DPD Golkar Bengkulu, kata mantan Wakil Wali Kota Bengkulu ini, dalam mengusung cagub dan cawagub Bengkulu di Pilkada 2020, tetap memprioritaskan kader. Namun, jika tidak ada kader yang maju di Pilgub Bengkulu, maka Demokrat akan mendukung calon di luar kader melalui koalisi partai," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




