Wiranto Sebut Kerusuhan Papua Terkait Sidang PBB
Selasa, 24 September 2019 | 17:17 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator (Menko) bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan (Polhukam) Wiranto mengungkapkan berbagai kerusuhan di Papua akhir-akhir ini ada kaitannya dengan agenda pertemuan Komisi Hak Asasi (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Genewa, Swiss dan pertemuan Tahunan PBB di New York. Para provokator kerusuhan ingin mencari perhatian dunia terkait Papua.
"Kita sudah temukan bukti-bukti bahwa kerusuhan itu tidak serta merta terjadi. Tetapi erat hubunganya dengan apa yang sekarang sedang terjadi di New York, Sidang Umum PBB," kata Wiranto dalam konferensi pers di Kementerian Polhukam, Jakarta, Selasa (24/9/2019).
Ia menjelaskan mereka yang berada di balik kerusuhan adalah Gerakan Papua Merdeka. Mereka ingin menunjukan eksistensinya. Mereka menghasut dan memprovokasi teman-temannya di Papua dan Papua Barat untuk melakukan satu move atau gerakan-gerakan yang menunjukan eksistensinya.
"Hanya sayang gerakan-gerakan itu sangat merugikan masyarakat sendiri, gerakan yang anarkis. Yang melanggar hukum. Gerakan yang betul-betul kita sayangkan semua," jelas Wiranto.
Dia menegaskan saat ini aparat keamanan sedang berusaha untuk meredam situasi. Aparat juga bekerja menyadarkan masyarakat agar tidak dijadikan bulan-bulanan oleh pihak-pihakyang hanya mencari keuntungan.
"Saat ini aparat keamanan sudah berhasil meredam situasi yang rusuh itu. Sudah ada langkah-langkah untuk melakukan perbaikan-perbaikan, rehabilitasi rumah-rumah, kantor-kantor yang terbakar, direncanakan secepatnya dibangun," tutur Wiranto.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




