Pelajar Demo Anarkistis, Bima Arya: Tahan Saja Biar Kapok
Jumat, 27 September 2019 | 14:13 WIB
Bogor, Beritasatu.com - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto berharap agar para pelajar SMK yang merusak mobil patroli polisi di Jalan Djuanda, Kota Bogor diberikan pembinaan yang tegas.
"Kita koordinasi dengan Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah II Jawa Barat dan Muspida untuk menindak tegas. Saya minta tindak tegas, tahan saja di polisi itu supaya kapok," kata Bima, Jumat (27/9/2019).
Pelajar di Bogor Rusak Kendaraan Polisi
Bima menyebut, bahwa para pelajar belum waktunya untuk melakukan aksi unjuk rasa. Sehingga, ia pun menduga mereka ditunggangi oleh oknum yang memprovokasi sampai berbuat tindakan kriminal.
"Kemarin kan banyak hal kriminal. Menurut saya itu ga murni, Kalo pelajar mungkin bisa karena emosional atau bahkan ada aktornya. Kalau mahasiswa saya percalayah kemurniannya," ungkap Bima.
Anies Larang Pelajar DKI Ikut Demo
Seharusnya, para pelajar tersebut fokus belajar yang baik di sekolah supaya menjadi bekal ilmu membawa bangsa ini lebih baik lagi dikemudian hari.
"Menurut saya kita harus bedakan antara idealisme mahasiswa dengan pelajar, tugas pelajar ya belajar. Menyaurkan bukan degan cara itu. Kalo mahasiswa wajar (demo), sejauh sesuai aturan," tutupnya.
Sebelumnya, 129 pelajar tingkat SMK dari berbagai wilayah diamankan polisi pada Rabu 25 September 2019. Mereka diamankan karena merusak mobil dinas polisi lantaran kecewa tidak diizinkan pergi ke Jakarta untuk melakukan aksi demo di Stasiun Bogor.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




