Pemkab Bogor Kerja Sama Sister City dengan Pemkab Hamyang Korsel

Minggu, 29 September 2019 | 21:20 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Kunjungan Bupati Bogor Ade Yasin bersama rombongan disambut gembira seluruh anggota DPR Hamyang Gun yang diketuai oleh Hwang Tae Jin.
Kunjungan Bupati Bogor Ade Yasin bersama rombongan disambut gembira seluruh anggota DPR Hamyang Gun yang diketuai oleh Hwang Tae Jin. (istimewa)

Hamyang, Beritasatu.com - Bupati Bogor Ade Yasin  akan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) terkait pembentukan Kota Kembar (Sister City) antara Pemerintah Kabupaten Bogor dengan Pemerintah Kabupaten Hamyang Gun, Korea Selatan. Ade Yasin bersama rombongan sudah berada di Hamyang sejak Kamis (26/9/2019) dan sukses mempromosikan sport and tourism di hadapan 124 Kepala Daerah se-Asia Pasifik dalam General Assembly Tourism Promotion Organization (TPO) ke 9 di Kota Metropolitan Busan.

Ade Yasin mengatakan bahwa kunjungan kerja kali ini untuk menindaklanjuti Letter of Intent (LoI) antara Pemerintah Kabupaten Bogor dengan Pemerintah Hamyang Gun yang dilaksanakan pada 29 Juli lalu di Cibinong, Kabupaten Bogor.

"Kabupaten Bogor dan Kabupaten Hamyang memiliki kesamaan, yakni fokus kepada sektor pariwisata. Kabupaten Bogor terkenal dengan The City of Sport and Tourism, sementara Kabupaten Hamyang terkenal dengan a City of Tourism, Well Being and Suburban Vacation," kata Ade Yasin dalam siaran pers, Minggu (29/9/2019).

Kunjungan Ade Yasin bersama rombongan disambut gembira seluruh anggota DPR Hamyang Gun yang diketuai oleh Hwang Tae Jin.

Dalam sambutannya, Hwang Tae Jin mengaku senang dan mengajak untuk bekerja sama dalam berbagai sektor untuk membawa perubahan di kedua daerah. Selain itu, ia pun juga mengajak Ade Yasin dan rombongan untuk kembali lagi ke Hamyang pada bulan September 2020 lantaran ada event Ginseng International Expo.

Selain itu, Bupati Bogor dan rombongan langsung diajak secara khusus berjalan jalan ke Kebun Ginseng Gunung. Menurut informasi, Ginseng ini mampu bertahan lima tahun, berbeda dengan ginseng pada umumnya yang hanya kuat bertahan satu tahun.

Tidak semua warga Korea Selatan bisa berkunjung ke kebun ini, hanya orang-orang tertentu saja, karena tempat ini menjadi objek vital yang dilindungi Pemerintah Hamyang Gun.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon