Aliansi Relawan Jokowi Siap Kawal Pelantikan Presiden
Senin, 7 Oktober 2019 | 06:35 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) menegaskan kesiapan dalam mengawal pelantikan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin, 20 Oktober mendatang. ARJ tidak menampik adanya upaya-upaya yang ingin menggagalkan pelantikan tersebut melihat situasi perkembangan politik belakangan ini.
"Kami akan menghimpun simpul-simpul kekuatan 900-an relawan. ARJ juga akan mengerahkan sekitar 100.000 lebih relawan, untuk menunjukkan kekuatan pada pelantikan Presiden Jokowi 20 Oktober 2019 mendatang," kata Haidar Alwi Penanggung Jawab Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) usai menggelar rapat persiapan dan konsolidasi mengawal pelantikan presiden dan wakil presiden, di Jakarta Pusat, Minggu malam (6/10/2019).
Menurut Haidar Alwi, pelantikan mesti dimaknai sebagai sebuah perayaan atas kedaulatan rakyat. Jokowi, katanya, sudah jelas mendapat mandat rakyat karena terpilih lewat Pilpres 2019. Karenanya, kata Haidar Alwi, ARJ dan seluruh elemen masyarakat lainnya berkomitmen untuk menjaga situasi dan kondisi keamanan jelang acara pelantikan.
"Tujuannya tentu untuk memastikan agar agenda pelantikan bisa dilakukan sesuai jadwal yang telah ditetapkan KPU. Ada pihak-pihak yang berusaha menggagalkan agenda pelantikan dan mereka yang berusaha menghancurkan demokrasi. Terutama kaum yang terpapar radikalisme, intoleran dan menjadikan agama sebagai tameng politik," terangnya.
Sementara itu Aidil Fitri Koordinator Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) mengatakan Jokowi harus didukung agar tidak diganggu oleh kepentingan manapun yang tidak senang keberhasilan Presiden Jokowi.
"Kami ARJ yang terdiri sekitar 900-an organ relawan lagi mendata simpul-simpul massa per organ relawan. Kami akan hadir dengan kekuatan penuh mengawal pelantikan Jokowi-Amin," kata Aidil Fitri.
Menurut Ketua Umum Forum Relawan Demokrasi (Foreder) ini, ARJ tidak hanya mengawal kemenangan dan pelantikan saja, tetapi akan mengawal pemerintahan Jokowi selama lima tahun ke depan sampai 2024.
"Bagi kami ARJ, Pemerintahan Jokowi pada periode kedua ini sangat membutuhkan dukungan yang kuat dari masyarakat, pendukung dan relawan. Banyak program-program pemerintahan yang sudah baik dipertahankan dan dikembangkan lebih baik lagi dengan aksi nyata," tambah Aidil.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




