Gembong "Becak Hantu" Medan Terkapar Ditembak

Selasa, 15 Oktober 2019 | 19:46 WIB
AS
FB
Penulis: Arnold H Sianturi | Editor: FMB
Samuel Simarmata alias Kopral (20), gembong komplotan pencuri sepeda motor yang ramai dengan sebutan
Samuel Simarmata alias Kopral (20), gembong komplotan pencuri sepeda motor yang ramai dengan sebutan "becak hantu". (Ist)

Medan, Beritasatu.com - Gembong pencurian sepeda motor yang ramai dengan sebutan "becak hantu" yang selama ini menjadi buronan atas kasus pencurian sepeda motor di berbagai kawasan, akhirnya terkapar ditembak polisi di Pasar III kawasan Saentis, Percut Sei Tuan, Sumatera Utara (Sumut).

"Bos besar 'becak hantu' itu adalah Samuel Simarmata alias Kopral (20) warga Jalan Tangguk Bongkar VI Mandala By Pass, Kelurahan TSM II, Kecamatan Medan Denai. Kedua kakinya terpaksa ditembak," ujar Kapolsek Medan Area, Kompol Anjas Asmara, Selasa (15/19/2019).

Nama komplotan ini hangat dibahas karena beraksi saat malam sampai dini hari. Komplotan ini beraksi menggunakan becak dengan melibatkan anak di bawah umur maupun gadis remaja.

Dalam kasus ini, polisi sudah menangkap anak buah Kopral, jauh hari sebelumnya. Anjas mengatakan, penangkapan terhadap Kopral menyusul banyaknya laporan pengaduan ke kantor polisi. Sebanyak empat di antara laporan pengaduan warga yang kehilangan sepeda motor itu disampaikan ke Markas Polsek Medan Area. Polisi memburu Kopral atas kasus tersebut.

"Belakangan, kami mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa Kopral sedang berada di sebuah tempat persembunyiannya di kawasan Pasar III kawasan Saentis. Dipimpin Kanit Reskrim Iptu ALP Tambunan, petugas kita langsung turun melakukan pengintaian," katanya.

Tidak lama berselang, lanjut Anjas, polisi melakukan penggerebekan. Polisi berhasil meringkus Kopral bersama tiga orang rekannya yakni, Marko Pasaribu alias Marko, Rendi Agustian alias Rendi dan Roki Simanjuntak alias Oki. Ada kunci letter T dan barang bukti lainnya disita.

Polisi juga mengamankan tang potong besi, gunting seng dan kunci L. Selain itu, polisi juga menemukan pakaian tersangka Kopral saat terekam CCTV melakukan pencurian di TKP Jalan Wahidin dan Jalan Kijang. Selama ini, dalang pencurian sepeda motor itu kabur ke Pematang Siantar. Kopral kembali ke Medan untuk kembali beraksi.

"Sesuai data laporan pengaduan yang masuk, dan berdasarkan hasil pemeriksaan, Kopral mengaku sudah 49 kali beraksi mencuri sepeda motor. Dia juga yang menjadi pimpinan dari aksi komplotan 'becak hantu' dengan mencuri puluhan sepeda motor di berbagai kawasan di Medan dan Deli Serdang," sebutnya.

Menurutnya, penembakan terhadap Kopral terpaksa dilakukan karena dia berusaha melarikan diri saat dilakukan pengembangan. Polisi sudah berusaha memberikan peringatan dengan melepaskan tembakan ke udara. Polisi akhirnya menembak kedua kaki Kopral. 



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon