OSO: Pers Punya Peran Penting untuk Indonesia Maju 2045

Rabu, 16 Oktober 2019 | 12:34 WIB
YP
B
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: B1
Oesman Sapta Odang.
Oesman Sapta Odang. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Tokoh Pers Nasional Oesman Sapta Odang (OSO) mengatakan, pers dan media mempunyai peran strategis dan sentral dalam membawa Indonesia maju menyosong 100 tahun Indonesia merdeka pada 2045. Menurut OSO, pers bisa mendorong kemajuan dan kesejahteraan rakyat.

"Media dan pers itu alat yang paling menentukan dalam kehidupan, itu saja. Sekarang kita kuatkan pers ini, mari kita sama-sama kuatkan pers untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, mendorong sosial budaya, kemasyarakatan, untuk mendorong keamanan bagi rakyat Indonesia secara nasional, kebangsaan," ujar OSO saat memberikan sambutan dalam acara seminar publik bertajuk "Mimpi Tokoh Muda untuk Indonesia 2045" di Ballroom Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Acara yang diselenggarakan PWI Pusat ini dihadir oleh sejumlah narasumber, yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo,
Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, dan Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani.

Menurut OSO, pers dan media juga bisa memberitakan produk-produk yang menjadi unggulan dari bangsa Indonesia. Termasuk menyebarkan ide, gagasan, karya dari tokoh-tokoh muda inovatif yang bakal menjadi pemimpin 2045.

"Jadi pers itu harus melakukan sistemnya sekarang ini untuk membaca masa yang akan datang. Jadi kita fokuslah sekarang ini fokus pada persoalan pokok yaitu 5S, lima S itu penting karena menentukan sikap masa depan bangsa ini yaitu strategi struktur, skill, sistem and speed," ungkap dia.

Lebih lanjut, OSO mengapresiasi PWI Pusat yang telah menggelar seminar ini. Menurutnya, acara ini dapat menjadi awal demi Indonesia yang maju di 2045 dengan mengundang tokoh nasional.

"Kalau lihat seminar mimpi tokoh muda, makanya tokohnya sekarang ada di sini, apalagi saya bangga Anda berani utakaran tentang kepemimpinan masa kini dan kekinian," tutur OSO lagi.

Senada dengan itu, Ketua PWI Atal Depari mengakui bahwa pers dan media mempunyai peran untuk memajukan Indonesia. Pres sebagai pilar demokrasi keempat, kata dia, bisa mewujudkan mimpi Indonesia menjadi negara maju.

"Sederhana, pers adalah pilar keempat demokrasi turut ambil peran untuk kawal kemajuan bangsa. Ini wujud kongkrit pres dalam memikirkan masa depan bangsa agar di usia 100 tahun, Indonesia bisa masuk gerbang peradaban yang gemilang, maju, dan makmur no one left behid," terang Atal.

Menurut Atal, pers dan media juga bisa berkontribusi menyosong 100 tahun Indonesia merdeka di Tahun 2045. Indonesia, kata dia Indonesia berpeluang menjadi negara maju karena memiliki bonus demografi.

"Negeri ini lahir dari mimpi dan harapan, para founding fathers, mimpi negara yang adil dan makmur, maka diperlukan sosok figur, seseorang pemimpin yang akan menyongsong 100 tahun Indonesis pada 2045," pungkas Atal.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon