Peserta Samba Tour de Borobudur Lintasi 6 Obyek Wisata

Kamis, 31 Oktober 2019 | 07:40 WIB
ST
JM
Penulis: Stefi Thenu | Editor: JEM
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bersama Dirut BTN, Maryono saat mengayuh sepeda di etape kedua BTN Tour de Borobudur 2018 di Magelang, Jawa Tengah, Minggu (4/11).
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bersama Dirut BTN, Maryono saat mengayuh sepeda di etape kedua BTN Tour de Borobudur 2018 di Magelang, Jawa Tengah, Minggu (4/11). (Istimewa)

Semarang, Beritasatu.com - Pesta bersepeda terbesar di Jawa Tengah, Samba Tour de Borobudur 2019 bakal digelar 2-3 November mendatang. Sebanyak 1.700 pesepeda baik lokal maupun mancanegara telah mencatatkan diri meramaikan kegiatan rutin yang digagas komunitas sepeda Samba Bikers Semarang itu.

"Peserta Tour de Borobudur selalu bertambah dari tahun ke tahun, karena selalu menawarkan pengalaman rute-rute baru dan tantangan di setiap etapenya. Rute Tour de Borobudur akan menyinggahi enam obyek wisata di Jawa Tengah," ujar Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Jateng, Sinoeng R Rachmadi, Rabu (30/10/2019).

Pada etape pertama, mengambil start pukul 05.30 dari Gereja Blenduk Semarang-Alun-alun Demak-Api Abadi Mrapen-Balaikota Salatiga dan Finish di De Tjolomadoe Karanganyar dan diikuti 500 peserta.

Pada etape kedua yang diikuti 1.700 peserta, start dari De Tjolomadoe Karanganyar-Komplek Candi Prambanan dan finis di kompleks Candi Borobudur.

Sinoeng menjelaskan, Tour de Borobudur merupakan salah satu event olahraga sepeda paling konsisten yang diselenggarakan di Indonesia. Event yang digagas Samba (Semarang Bicycle Association) itu telah memasuki tahun ke-19 dan menjadi salah satu agenda paling dinanti para cyclist.

"Pada awalnya penyelenggaraan event ini hanya digelar sehari. Peserta bersepeda dari Semarang menuju Candi Borobudur di Magelang. Format event diubah sejak 2016, dilaksanakan dua hari dengan rute yang selalu berbeda-beda," tandasnya.

Dalam event yang menempuh jarak sekitar 265 kilometer itu, sebanyak 3.500 personel polisi akan turut mengamankan jalannya kegiatan karena akan melintasi 11 wilayah di jajaran Polda Jateng.

Kepala Bagian Pembinaan Operasional Biro Operasi Polda Jateng AKBP Artanto menjelaskan, ada titik-titik yang menjadi fokus pengamanan, wilayah Grobogan dan Demak.

"3.500 personel itu gabungan dari Polda dan Polres. Kami minta kepada masyarakat untuk memberikan ruang bagi para peserta tour saat melintas. Beri mereka support," katanya.

Koordinator Tour de Borobudur 2019, Hendra Dharmanto menambahkan, untuk menggantikan kemasan plastik, panitia akan menyediakan spot pengambilan minum (water station) di setiap titik pemberhentian.

"Snack juga kita bebas kemasan plastik. Kita nanti banyak membuat water station. Jadi konsep go green-nya kena, bebas sampah sembari menikmati alam Jawa Tengah," katanya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon