Pemprov Jambi Bantu Rp 13 Miliar Atasi Banjir
Kamis, 31 Oktober 2019 | 08:18 WIB
Jambi, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi memberikan bantuan penanggulangan banjir di Kota Jambi sekitar Rp 13 miliar. Bantuan tersebut diprioritaskan memperbaiki drainase dan sungai yang selama ini menjadi penyebab banjir di kota tersebut.
Gubernur Jambi, Fachrori Umar di Jambi, Rabu (30/10/2019) menjelaskan, Pemprov Jambi memberikan bantuan berupa hibah untuk menanggulangi banjir di Kota Jambi karena selama ini banjir di Kota Jambi semakin meluas ketika musim hujan tiba.
Dijelaskan, ketika musim hujan, banjir di Kota Jambi tidak lagi hanya terjadi di permukiman yang berada di daerah aliran sungai (DAS) Batanghari. Permukiman yang jauh dari DAS Batanghari di Kota Jambi juga kerap diterjang banjir akibat kerusakan drainase, sungai dan jembatan.
"Untuk mengatasi banjir di permukiman yang jauh dari DAS Batanghari tersebut dibutuhkan perbaikan drainase, sungai dan jembatan. Karena itu Pemprov Jambi member bantuan berupa hibah untuk penanggulangan banjir di Kota Jambi,"katanya.
Menurut Fachrori Umar, bantuan penanggulangan banjir di Kota Jambi itu sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jambi tahun ini. Penyediaan bantuan penanggulangan banjir untuk Kota Jambi dalam APBD Provinsi Jambi itu usulan anggota DPRD Provinsi Jambi daerah pemilihan Kota Jambi.
"Bantuan penanggulangan banjir tersebut dikhususkan untuk beberapa wilayah, yakni Kecamatan Pasar, Kota Jambi. Proyek penanggulangan banjir di Kota Jambi tersebut dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi. Tetapi lokasi proyek penanggulangan banjir ditetapkan Pemerintah Kota Jambi,"katanya.
Sementara itu Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Jambi, Agus mengatakan, pihaknya kini sedang merampungkan pembangunan empat unit jembatan di kawasan beberapa permukiman untuk mengatasi banjir. Dana yang disediakan untuk perbaikan jembatan tersebut mencapai Rp 9,6 miliar.
"Pembangunan empat jembatan tersebut berada di kawasan permukiman Perumnas Aur Duri dan Wali Songo, Kecamatan Alam Barajo, Aster Biru, Kecamatan Jambi Selatan dan kawasan Koni, Kecamatan Pasar Kota Jambi. Perbaikan keempat jembatan tersebut atas usulan warga masyarakat untuk mengatasi banjir di permukiman mereka,"katanya.
Menurut Agus, keempat jembatan yang dibangun sejak Juni lalu tersebut sudah hampir rampung. Keempat jembatan tersebut ditargetkan selesai pertenmgahan November ini. Got di bawah jembatan tersebut selama ini sering tersumbat sampah dan menjebab banjir karena mengalami penyempitan dan pendangkalan atau sedimentasi.
"Saat ini sungai di bawah jembatan sudah digali. Kemudian sungai di bawah jembatan juga dilebarkan sesuai dengan panjang jembatan agar luapan air sungai tidak lagi meluap ke permukiman,"katanya.
Sementara itu pantauan SP di Kota Jambi, Rabu (30/10) pagi, beberapa ruas jalan di Kota Jambi tergenang banjir menyusul hujan lebat yang mengguyur kota itu Rabu (30/10) subuh sekitar pukul 04.00 - 07.00 WIB. Hujan juga Ruas jalan yang tergenang antara lain di kawasan Kenali Asam Bawah, Kotabaru, Jelutung dan Palmerah, Jambi Selatan. Air hujan meluap ke badan jalan akibat drainase yang kurang berfungsi.
Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Jambi, Yunius mengatakan, hingga kini masih ada 19 titik wilayah yang rawan terjadi genangan air atau banjir setiap musim hujan di Kota Jambi. Tiik rawan genangan air tersebut antara lain di di kawasan Jalan Pattimura, Kotabaru, Mayang, Simpang 4 Jelutung, tikungan Sekolah Dasar Xaverius, Jelutung, Telanai, Lebak Bandung dan Thehok, Palmerah.
"Penyebab banjir tersebut, yakni kerusakan drainase, sedimentasi sungai dan drainase, alih fungsi lahan di daerah hulu, luapan Sungai Batanghari dan sampah,"katanya.
Mengantisipasi banjir pada musim hujan akhir tahun ini, pihaknya masih terus melakukan normalisasi sungai, pembersihan dan perbaikan drainase dan pembersihan sampah di sungai.
Daerah rawan banjir di Kota Jambi, lanjutnya terdapat di Kecamatan Pelayangan dan Danau Telok, Jambi Kota Seberang. Kemudian Kelurahan Legok, Danau Sipin, Perumahan Namura, Kecamatan Alam Barajo, Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kotabaru dan Kecamatan Pasar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




