Raker Perdana dengan Komisi IV DPR, Menteri Siti Nurbaya Paparkan Program Kerja KLHK
Kamis, 7 November 2019 | 12:57 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Komisi IV DPR, menggelar rapat kerja (raker) perdana periode DPR 2019-2024. Raker membahas tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), RPJMN, dan RKP 2020.
Dalam Raker yang digelar di ruang rapat Komisi IV DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2019) itu, Ketua Komisi IV DPR, Sudin (Fraksi PDI-P), memperkenalkan para anggota Komisi IV. Demikian pula Menteri LHK Siti Nurbaya memperkenalkan Wakil Menteri LHK Alue Dohong dan semua jajaran Eselon 1 di KLHK.
Menteri LHK Siti Nurbaya kemudian menjelaskan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2005-2025, yaitu mewujudkan masyarakat Indonesia yang mandiri, maju, adil, dan makmur melalui percepatan pembangunan di berbagai bidang. Dengan menekankan terbangunnya struktur perekonomian yang kokoh berlandaskan keunggulan kompetitif di berbagai wilayah yang didukung oleh sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan berdaya saing, semuanya pada konteks lingkup kerja KLHK.
Untuk mewujudkan misi mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan, Menteri Siti Nurbaya mengungkapkan berbagai kebijakan yang mendukung tata ruang terintegrasi dengan kebijakan satu peta, mitigasi, dan adaptasi perubahan iklim melalui pencegahan kebakaran hutan, penanaman kembali lahan-lahan kritis, pengembangan energi baru terbarukan (EBT) berbasis potensi setempat serta ramah terhadap lingkungan.
Selain itu, Menteri Siti Nurbaya juga menjelaskan soal konservasi lahan gambut, mengurangi emisi karbon dan meningkatkan transportasi massal ramah lingkungan, pendidikan konservasi lingkungan yang berkelanjutan dengan melibatkan komunitas masyarakat adat, serta memperbanyak hutan kota dan ruang terbuka hijau.
"KLHK juga akan melanjutkan langkah-langkah penegakan hukum dan rehabilitasi lingkungan dengan rehabilitasi hutan dan lahan, konservasi, serta pengelolaa daerah aliran sungai (DAS), tindakan terhadap perusakan lingkungan serta rehabilitasi lingkungan dan pemulihan lingkungan yang penuh tantangan," kata Siti Nurbaya.
Menanggapi paparan Siti Nurbaya tersebut, sebanyak 38 anggota Komisi IV DPR memberikan respons positif. Mereka memberikan catatan kepada Menteri Siti Nurbaya yang isinya merupakan dukungan dan saran serta dorongan untuk penyelesaian masalah-masalah kehutanan dan lingkungan.
Secara umum, anggota Komisi IV DPR menerima dengan baik penjelasan rencana jangka panjang, jangka menengah, dan program prioritas KLHK. Selanjutnya meminta kepada KLHK melaksanakan program kerjanya secara terukur dengan memerhatikan aspek kelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat khususnya yang tinggal di dalam dan sekitar hutan.
Selain itu, Komisi IV DPR juga meminta kepada KLHK untuk penanganan perusahaan kebun sawit ilegal dalam kawasan hutan di seluruh Indonesia.
Sehari setelah raker itu, dilaksanakan kunjungan kerja spesifik Komisi IV DPR terkait penanggulangan karhutla di Provinsi Riau, Jambi, Sumsel, dan Kalteng.
Menteri Siti Nurbaya menyambut baik langkah-langkah bersama Komisi IV DPR untuk peningkatan upaya-ulaya pemulihan lingkungan dan penguatan pertumbuhan ekonomi dari industri hulu-hilir kehutanan dan dari cicular economy yang sekaligus memberikan lapangan kerja bagi masyarakat.
"Terimakasih banyak atas catatan kongkret yang diberikan Komisi IV DPR pada rapat kerja ini, akan kami tindak lanjuti," pungkas Menteri Siti Nurbaya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




