Faisal-Biem Siapkan Relawan Antikecurangan
Selasa, 10 Juli 2012 | 06:19 WIB
Faisal-Biem terus membuka pendaftaran saksi pemungutan suara Pemilukada DKI.
Pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur dari jalur independen Faisal Basri-Biem Benjamin telah menyiapkan sejumlah relawan saksi untuk mengamankan proses demokrasi Pemilukada DKI Jakarta dari kecurangan.
"Seluruh pendukung Faisal-Biem, baik tingkat pusat (Tebet), Korwil, Korcam, Korkel, Poskom hingga simpatisan adalah saksi di TPS tempat tinggalnya, mereka adalah sukarelawan yang tidak mendapat honor," kata Faisal Basri di Rumah Independen Tebet, Jakarta, kemarin.
Menurut Faisal, demi mengantisipasi kecurangan serta manipulasi penghitungan suara di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), kehadiran para relawan saksi itu sangatlah diperlukan.
"Selain para relawan saksi, para pemilih tim independen harus diarahkan untuk jadi pemilih sekaligus juga pengawas, mengingat jumlah panitia pengawas pemilukada (Panwaslu) sangat terbatas," kata Faisal.
Untuk pelaksanaan teknisnya, Faisal-Biem juga masih terus membuka pendaftaran Relawan Online Faisal-Biem untuk menjadi saksi pada pemungutan suara Pemilukada DKI Jakarta melalui laman www.faisal-biem.com.
"Tugas tugas saksi yang terpenting nantinya adalah meminta formulir C-1 dari TPS masing-masing, yang akan akan dikumpulkan ke Sekretariat Tebet Barat pada Rabu sore," kata cagub bernomor urut lima itu.
Formulir itu, kata Faisal, bisa diserahkan melalui koordinator di tingkat keluarahan, wilayah, atau komunitas masing-masing.
Untuk dapat menjadi relawan saksi, tim menyediakan surat mandat yang dapat diisi sendiri dan kemudian diserahkan ke KPPS sebelum proses pencoblosan berlangsung.
Tim calon independen juga menyediakan "Panduan Menjadi Saksi", yang memuat tentang tugas dan wewenang relawan saksi secara lengkap.
"Kami sadar ada ancaman besar yang bakal terjadi di masa tenang dan pencoblosan, termasuk politik uang dan manipulasi suara," kata Faisal.
Untuk itu yang terpenting, menurut Faisal, adalah para kandidat dapat memegang komitmennya masing-masing dalam deklarasi kampanye damai guna menjaga agar pemilukada berjalan secara demokratis.
Pemilukada DKI Jakarta akan berlangsung pada Rabu, 11 Juli 2012, yang akan diikuti oleh enam pasang calon gubernur-calon wakil gubernur yaitu Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Patria, Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama(Ahok), Hidayat Nurwahid-Didik J Rachbini, Faisal Basri-Biem Benjamin, dan Alex Noerdin-Nono Sampono.
Pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur dari jalur independen Faisal Basri-Biem Benjamin telah menyiapkan sejumlah relawan saksi untuk mengamankan proses demokrasi Pemilukada DKI Jakarta dari kecurangan.
"Seluruh pendukung Faisal-Biem, baik tingkat pusat (Tebet), Korwil, Korcam, Korkel, Poskom hingga simpatisan adalah saksi di TPS tempat tinggalnya, mereka adalah sukarelawan yang tidak mendapat honor," kata Faisal Basri di Rumah Independen Tebet, Jakarta, kemarin.
Menurut Faisal, demi mengantisipasi kecurangan serta manipulasi penghitungan suara di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), kehadiran para relawan saksi itu sangatlah diperlukan.
"Selain para relawan saksi, para pemilih tim independen harus diarahkan untuk jadi pemilih sekaligus juga pengawas, mengingat jumlah panitia pengawas pemilukada (Panwaslu) sangat terbatas," kata Faisal.
Untuk pelaksanaan teknisnya, Faisal-Biem juga masih terus membuka pendaftaran Relawan Online Faisal-Biem untuk menjadi saksi pada pemungutan suara Pemilukada DKI Jakarta melalui laman www.faisal-biem.com.
"Tugas tugas saksi yang terpenting nantinya adalah meminta formulir C-1 dari TPS masing-masing, yang akan akan dikumpulkan ke Sekretariat Tebet Barat pada Rabu sore," kata cagub bernomor urut lima itu.
Formulir itu, kata Faisal, bisa diserahkan melalui koordinator di tingkat keluarahan, wilayah, atau komunitas masing-masing.
Untuk dapat menjadi relawan saksi, tim menyediakan surat mandat yang dapat diisi sendiri dan kemudian diserahkan ke KPPS sebelum proses pencoblosan berlangsung.
Tim calon independen juga menyediakan "Panduan Menjadi Saksi", yang memuat tentang tugas dan wewenang relawan saksi secara lengkap.
"Kami sadar ada ancaman besar yang bakal terjadi di masa tenang dan pencoblosan, termasuk politik uang dan manipulasi suara," kata Faisal.
Untuk itu yang terpenting, menurut Faisal, adalah para kandidat dapat memegang komitmennya masing-masing dalam deklarasi kampanye damai guna menjaga agar pemilukada berjalan secara demokratis.
Pemilukada DKI Jakarta akan berlangsung pada Rabu, 11 Juli 2012, yang akan diikuti oleh enam pasang calon gubernur-calon wakil gubernur yaitu Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Patria, Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama(Ahok), Hidayat Nurwahid-Didik J Rachbini, Faisal Basri-Biem Benjamin, dan Alex Noerdin-Nono Sampono.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




