Wedding Tourism Diharapkan Dorong Kualitas Pariwisata
Rabu, 18 Desember 2019 | 17:31 WIB
JAKARTA, Beritasatu.com - Wedding tourism berpotensi mendorong kualitas pariwisata Indonesia. Apalagi Indonesia memiliki banyak tempat-tempat outdoor yang cantik dan bisa dijadikan sebagai venue acara pernikahan yang unik.
"Menteri Pariwisata RI memiliki target mendatangkan 20 juta wisatawan ke Indonesia, namun kita harus punya target reality yaitu sebesar 15,7 juta saat ini. Saya pikir idealnya target kita adalah 10-15% dari target reality," kata Panca Sarungu selaku President ITTA Foundation di sela Indonesia Travel and Tourism Awards (ITTA Award) di Jakarta, Selasa (17/12/2019).
Lebih lanjut, Panca mengatakan, ke depan, arah taregt pemerintah tak lagi soal kuantitas, tetapi quality tourism. "Ke depan, Indonesia harus mengejar quality tourism, salah satunya adalah melalui wedding tourism," ungkap Panca.
Menurut Panca, saat ini persentase weddding tourism saat ini masih kecil. Padahal, wisatawan wedding tourism bisa menghabiskan banyak uang. "Untuk spend money-ny saya gak punya data pasti, tapi cukup besar," kata Panca.
Belum ada kolaborasi
Panca juga menyoroti permasalahan yang dihadapi pariwisata Indonesia saat ini. ‘Tantangan saat ini kita belum berkolaborasi dan masih jalan sendiri-sendiri. Karena itu melalui ajang award ini saya harap industri pariwisata Indonesia bisa melakukan koordinasi dengan baik," kata Panca.
Hal ini juga dikatakan Didien Junaedi, ketua umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI). "Untk mencapai quality tourism, harus ada kerja sama pentahelik antara akademisi, pebisnis, pemerintah, industri travel, dan media," tegas Didien.
Tahun ini, ITTA Award yang digagas ITTA Foundation memasuki tahun ke-10 dan hadir dengan konsep baru. Konsep terbaru Indonesia Travel and Tourism Awards ini memiliki 77 kategori, lebih banyak dibanding tahun lalu yang menghadirkan 74 kategori.
Tidak hanya hospitality yang berkesempatan untuk mendapatkan penghargaan di Indonesia Travel and Tourism Awards tahun ini, melainkan dengan ditambahnya nominasi untuk Top Hospitality Leader dan ada 4 special kategori lainnya (Most Creative Advertising of National Tourism Organization, Most Improving of Nasional Tourism Organization, Indonesia Leading Independent Multi-Function Hall, National Organization of the Year).
Untuk menentukan pemenang, ITTA Foundation melakukan dengan cara online voting di platform Facebook (25%), Board of Advisors (BOA) (25%), dan ITTA Foundation menggunakan validasi yang dilakukan oleh Binus Business School (25%). Dengan meningkatnya jumlah kategori di tahun ke-10 ini, Indonesia Travel and Tourism Awards juga mencuri perhatian dari masyarakat untuk melakukan voting online. Indonesia Travel and Tourism Awards mendapat atensi lebih dari 61.000 para pengguna Facebook untuk ikut meramaikan voting tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




