Wiranto Sebut OSO Langgar Pakta Integritas

Rabu, 18 Desember 2019 | 18:41 WIB
RW
JS
Penulis: Robertus Wardi | Editor: JAS
Wiranto.
Wiranto. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Dewan Pembina sekaligus pendiri Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto menyebut Oesman Sapta Odang (OSO) melanggar pakta integritas saat dia menerima Ketua Umum Hanura. Wiranto meminta OSO agar membaca benar dan detail terkait pakta integritas yang ditandatangganinya bulan Desember 2016 lalu.

Hal itu disampaikan Wiranto dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (18/12/2019). Turut mendampingi Wiranto, anggota Dewan Pembina sekaligus pendiri Hanura lainnya yaitu Subagyo HS dan Chaeruddin Ismail.

Wiranto menyebut saat ditunjuk menjadi ketum tahun 2016 lalu, OSO menjanjikan akan menarik 36-50 orang anggota DPD RI menjadi Caleg Hanura. Tetapi faktanya hanya 18 orang. OSO juga menyanggupi menjaga soliditas Hanura dan mampu mengangkat suara Hanura pada Pemilu 2019. Faktanya Hanura tidak lolos masuk parlemen di tingkat pusat.

Kemudian OSO juga telah sepakat akan memimpin Hanura hanya sampai tahun 2019. Tetapi faktanya, OSO merekayasa Munas agar bisa terpilih kembali.

"Tentunya sesuai pakta integritas, nanti saya minta Pak Bagyo dan Pak Chaeruddin menanyakan kepada saudara OSO. Ini loh pak ada pakta integritas yang bapak tandatangan sebagai komitmen saat mengambilalih kepemimpinan dari saya. Tolong baca kembali, tolong disimak," ujar Wiranto.

"Kami ingatkan bahwa ada komitmen untuk mundur menjadi ketua umum kalau persyaratan-persyaratan itu tidak dipenuhi dan nyatanya memang tidak dipenuhi. Karenanya kita minta saudara secara gentleman, secara kesatria mundur dari Ketua Umum Partai Hanura," tutup. 



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon