Panglima TNI: Tidak Ada Gangguan Keamanan Jelang Natal dan Tahun Baru
Sabtu, 21 Desember 2019 | 11:53 WIB
Jakarta. Beritasatu.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengungkapkan dari pantauan intelijen, tidak ada gangguan atau kekacauan keamanan menjelang Natal dan Tahun Baru. Kalaupun ada gangguan tiba-tiba, TNI dan Polri siap mengamankan.
"Kami harapkan seluruh masyarakat, khususnya umat Nasrani bisa melaksanan perayaan Natal tahun 2019 dengan aman dan damai. TNI dan Polri menjamin keamanan. Saya dengan Kapolri mengantisipsi kemungkinan-kemungkinan gangguan keamanan. Kita eliminisasi dan Insyaallah tidak ada gangguan keamanan dalam rangka Natal dan Tahun Baru," kata Hadi saat bersilahturami dengan wartawan di kawasan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (20/12/2019) malam.
Ia menjelaskan TNI telah menggelar kekuatan dalam rangka mendukung Polri untuk melaksanakan pengamanan Natal dan Tahun Baru. Dirinya bersama Kapolri sudah mengunjungi beberapa tempat untuk gelar pasukan, di antaranya Surabaya, Semarang, dan Medan.
"Kemarin kami pusatkan di Medan untuk melaksanakan apel kegiatan dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru. Itu pun juga kita tambah dengan kekuatan TNI maupun Polri untuk melaksanakan patroli bersepeda motor. Patroli ini dilaksanakan untuk mengunjungi beberapa tempat ibadah," ujarnya.
"Termasuk juga pos-pos yang sudah kita bentuk untuk mengamankan jalannya perayaan Natal itu sendiri. Rencana saya juga akan berkunjung ke wilayah Kupang. Saya dengan pak Wakapolri akan mengambil apel kesiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru. Setelah itu saya akan terbang juga ke Manado dengan melakukan hal yang sama," jelas Hadi.
Dia menyebut ada 120.000 anggota TNI dan Polri yang akan mengamankan Natal dan Tahun Baru. Jumlah itu akan ditambah apabila sewaktu-waktu diperlukan
"Biasanya TNI akan menggelar kekuatan 2/3 dari kekuatan Polri " ungkap Hadi.
Saat ditanya apakah ada pengamanan khusus Papua yang selalu terjadi kegiatan baku tembak, Hadi jelaskan di Papua dilaksanakan operasi gabungan Penegakan Hukum (Gakum) yang dipimpin Polri. TNI mem-back up atau membantu dalam rangka penegakan hukum tersebut. "Operasinya semua diatur oleh Polri," tutup Hadi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




