DPR Simpulkan Kawasan Hambalang Rawan Bencana
Selasa, 10 Juli 2012 | 21:10 WIB
"Kawasan Hambalang di Bukit Sentul merupakan kawasan yang rawan bencana atau longsor, sehingga pembangunan di lokasi tersebut perlu dilaksanakan secara komprehensif dengan memperhatikan segala risiko."
Melalui rapat dengan para ahli, Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian Pekerjaan Umum dan kontraktor, Selasa (10/7), Panja Hambalang menyimpulkan bahwa kawasan tersebut rawan sebagai lokasi bangunan.
"Kawasan Hambalang di Bukit Sentul merupakan kawasan yang rawan bencana atau longsor, sehingga pembangunan di lokasi tersebut perlu dilaksanakan secara komprehensif dengan memperhatikan segala risiko," demikian kata Agus Hermanto, Ketua Komisi X saat membacakan kesimpulan di ruang komisi, Selasa (10/7).
Karena itu, perlu segera dilakukan rekayasa teknologi untuk menstabilkan tanah dan bangunan dalam waktu secepatnya. Panja juga meminta agar dilakukan analisis lebih lanjut terkait rekayasa teknologi untuk selanjutnya dijadikan referensi tindak lanjut pelaksanaan proyek P3SON.
Dua kesimpulan lainnya, Panja Hambalang Komisi X mendesak Kemenpora untuk melakukan simulasi anggaran apabila digunakan rekayasa teknologi untuk melanjutkan proyek pembangunan ini dengan mempertimbangkan masukan dari para pakar dan Kementrian PU. Ketiga, panja mendesak Kemenpora untuk menyerahkan hasil kajian dan rekomendasi teknis dari Kementrian PU RI paling lambat akhir juli.
Melalui rapat dengan para ahli, Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian Pekerjaan Umum dan kontraktor, Selasa (10/7), Panja Hambalang menyimpulkan bahwa kawasan tersebut rawan sebagai lokasi bangunan.
"Kawasan Hambalang di Bukit Sentul merupakan kawasan yang rawan bencana atau longsor, sehingga pembangunan di lokasi tersebut perlu dilaksanakan secara komprehensif dengan memperhatikan segala risiko," demikian kata Agus Hermanto, Ketua Komisi X saat membacakan kesimpulan di ruang komisi, Selasa (10/7).
Karena itu, perlu segera dilakukan rekayasa teknologi untuk menstabilkan tanah dan bangunan dalam waktu secepatnya. Panja juga meminta agar dilakukan analisis lebih lanjut terkait rekayasa teknologi untuk selanjutnya dijadikan referensi tindak lanjut pelaksanaan proyek P3SON.
Dua kesimpulan lainnya, Panja Hambalang Komisi X mendesak Kemenpora untuk melakukan simulasi anggaran apabila digunakan rekayasa teknologi untuk melanjutkan proyek pembangunan ini dengan mempertimbangkan masukan dari para pakar dan Kementrian PU. Ketiga, panja mendesak Kemenpora untuk menyerahkan hasil kajian dan rekomendasi teknis dari Kementrian PU RI paling lambat akhir juli.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




