Menko PMK Apresiasi Penanganan Banjir 3 Provinsi

Selasa, 7 Januari 2020 | 20:12 WIB
AH
B
Penulis: Aichi Halik | Editor: B1
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy.
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy. (Suara Pembaruan/Ruht Semiono)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memberikan apresiasi kepada tiga pemerintah provinsi yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten atas langkah penanganan banjir yang cukup baik.

"Secara umum penanganan bencana banjir yang terjadi 30-1 Januari telah dilaksanakan dengan sangat baik dengan pemerintah daerah. Atas nama Pemerintah Pusat saya ucapkan terima kasih," kata Muhadjir usai memimpin Rapat Koordinasi tingkat menteri terkait penanganan banjir di kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Selasa (7/1/2020).

Muhadjir mengatakan, dalam hal pemenuhan kebutuhan air bersih, air siap minum dan tenaga kesehatan telah ditangani bersama-sama berbagai instansi.

"Pemenuhan air bersih secara resmi menjadi tanggung jawab Kementerian ESDM dan Pemda. Kemudian BPPT juga telah mengirim arsinum atau air siap minum, teknologinya sudah dikirim ke beberapa kota, dan nanti jumlahnya akan diperbanyak," ujar Muhadjir.

Menurut Muhadjir, Kementerian terkait juga telah mengeluarkan bantuan baik finansial maupun non finansial untuk para korban.

"Kemensos Rp7,9 miliar. Mendikbud alat belajar sudah diturunkan, juga Kemenkes. Cukup besar bantuan dari pusat," ucapnya.

Muhadjir melanjutkan, sebagian besar pengungsi sudah pulang kembali ke rumah masing-masing. Bagi yang rumahnya belum bisa diperbaiki, pemerintah memberikan bantuan Rp500.000 per bulan setiap Kepala Keluarga (KK) selama enam bulan atau sampai rumahnya bisa kembali layak huni.

"BNPB diupayakan (pengungsi) di tempat pengungsian tidak lama, mereka harus segera kembali. Kalau rumah tidak layak supaya tinggal di keluarga. BNPB berikan dana tunggu Rp500.000 per KK sampai layak huni rumahnya," tutur Muhadjir.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon