Polisi Periksa Tiga Korban Ruko Ambruk di Slipi

Jumat, 10 Januari 2020 | 19:24 WIB
BM
FH
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: FER
Petugas Damkar saat melakukan proses evakuasi pada ruko yang roboh di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta Barat, Senin (6/1/2020).
Petugas Damkar saat melakukan proses evakuasi pada ruko yang roboh di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta Barat, Senin (6/1/2020). (Suara Pembaruan/Ruht Semiono)

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, menyatakan, penyidik telah memeriksa tiga korban yang tertimpa runtuhan rumah toko (Ruko) yang ambruk. Total sudah ada 10 saksi yang diperiksa.

Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Peristiwa Ruko Roboh di Slipi

"Tadi pagi kita sudah lakukan pemeriksaan terhadap tiga korban. Satu korban luka ringan (di rumah) dan dua korban dirawat di RS Tarakan. Jadi sudah ada 10 saksi yang kita periksa, kemarin ada tujuh saksi, beberapa karyawan dari Alfamart, pemilik dari gedung sendiri serta kepala cabang Alfamart," ujar Yusri Yunus, Jumat (10/1/2020).

Dikatakan Yusri, penyidik rencananya akan memeriksa dua saksi lagi diantaranya, Kepala Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan serta Kepala Unit Pelayanan Pajak dan Retribusi Jakarta Barat, pekan depan.

"Panggilan sudah kami layangkan. Kepala tata ruang sekitar tanggal 13 dan kepala dinas perpajakan sekitar 14 (Januari). Ini semua akan kita kumpulkan bukti-bukti yang ada dari keterangan saksi, dan kesimpulannya dari penyidik nanti kita tunggu saja," ungkapnya.

Ruko Roboh di Slipi Tidak Ada Pemeliharaan

Menyoal keduanya akan diperiksa terkait apa, Yusri menyampaikan, dimintai keterangan soal tata ruang, termasuk Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

"Ini kan masalah tata ruang ya dari Jakarta Barat, dan dinas perpajakan kita cek semua, termasuk IMB akan kita cek semua," katanya.

Menurut Yusri, hingga saat ini pihak Puslabfor juga masih menganalisa apa penyebab pasti robohnya bangunan empat lantai itu.

"Sampai dengan saat ini penyidik Polres Jakarta Barat sedang menunggu hasil dari labfor ya. Tim labfor masih bekerja, beberapa sampel dari reruntuhan gedung sudah diambil Labfor," jelasnya.

Ihwal apakah ada unsur pidana dalam peristiwa ini, Yusri belum bisa memastikannya. "Kita masih dalami dulu," tandasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon