Villas-Boas Serang Mantan Bosnya
Kamis, 12 Juli 2012 | 21:08 WIB
Villas-Boas menyebut Abramovich yang meninggalkannya setelah sebelumnya berjanji akan selalu medukungnya.
Andre Villas-Boas hingga kini belum menerima keputusan Roman Abramovich yang memecatnya dari Chelsea pada musim lalu. Bahkan, ia menegaskan tidak akan menerima keputusan itu hingga kapanpun.
Manajer muda Portugal itu justru menyebut taipan minyak Rusia itu yang terlalu mudah menyerah dan meninggalkannya begitu saja. Villas-Boas menyatakan dirinya tidak bisa mencerna ide yang menyebutnya sudah gagal. Kegagalan ini yang disebut sebagai alasan pemecatannya.
Villas-Boas dipecat dari kubu The Blues pada awal Maret lalu. Mantan pelatih Porto itu baru berada di Stamford Bridge selama delapan bulan dari kontrak yang sejatinya berlaku tiga tahun.
Ironisnya, Chelsea sukses merebut trofi Liga Champions dan Piala FA setelah Villas-Boas didepak dan The Blues ditangani Roberto Di Matteo, yang kini menjadi manajer.
"Bagus sekali, setelah proyek saya dihentikan dan Chelsea merebut dua trofi kemudian mereka berkata tim ini sangat luar biasa. Tapi, sebelumnya, tidak ada yang mempercayai tim ini saat saya menyusunnya," ujar Villas-Boas.
"Saya katakan kepada pemilik klub bahwa ia yang menyerah setelah sebelumnya banyak melontarkan janji. Namun, saya menghormati keputusan pemilik Chelsea meski saya tidak pernah menerimanya," katanya lagi.
"Ini jelas pengalaman luar biasa yang pernah saya lalui. Pengalaman ini membuat saya menjadi pelatih yang lebih baik di kemudian hari," katanya juga.
Andre Villas-Boas hingga kini belum menerima keputusan Roman Abramovich yang memecatnya dari Chelsea pada musim lalu. Bahkan, ia menegaskan tidak akan menerima keputusan itu hingga kapanpun.
Manajer muda Portugal itu justru menyebut taipan minyak Rusia itu yang terlalu mudah menyerah dan meninggalkannya begitu saja. Villas-Boas menyatakan dirinya tidak bisa mencerna ide yang menyebutnya sudah gagal. Kegagalan ini yang disebut sebagai alasan pemecatannya.
Villas-Boas dipecat dari kubu The Blues pada awal Maret lalu. Mantan pelatih Porto itu baru berada di Stamford Bridge selama delapan bulan dari kontrak yang sejatinya berlaku tiga tahun.
Ironisnya, Chelsea sukses merebut trofi Liga Champions dan Piala FA setelah Villas-Boas didepak dan The Blues ditangani Roberto Di Matteo, yang kini menjadi manajer.
"Bagus sekali, setelah proyek saya dihentikan dan Chelsea merebut dua trofi kemudian mereka berkata tim ini sangat luar biasa. Tapi, sebelumnya, tidak ada yang mempercayai tim ini saat saya menyusunnya," ujar Villas-Boas.
"Saya katakan kepada pemilik klub bahwa ia yang menyerah setelah sebelumnya banyak melontarkan janji. Namun, saya menghormati keputusan pemilik Chelsea meski saya tidak pernah menerimanya," katanya lagi.
"Ini jelas pengalaman luar biasa yang pernah saya lalui. Pengalaman ini membuat saya menjadi pelatih yang lebih baik di kemudian hari," katanya juga.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




